Pemuda Bojonegoro Kembali Demo Tripatra

demo tripatra-28

SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Bojonegoro-Tak lelah perjuangkan kejelasan nasibnya, sekitar seratus pemuda yang tergabung dalam Paguyupan Pemuda Bojonegoro kembali berunjukrasa meminta dipekerjakan sebagai security PT Tripatra Engineers & Constructors, kontraktor Enginering Procurement and Constructions ( EPC) 1 Banyuurip, Blok cepu. Aksi kali ini merupakan keenam kalinya yang dilakukan Paguyupan Pemuda Bojonegoro.

Dalam askinya massa mendatangi Kantor Tripatra di Jalan MH. Thamrin No. 103 Bojonegoro. Mereka berorasi sambil membentangkan poster-poster bertuliskan kecaman terhadap PT Tripatra yang dianggap sebagai penjajah dan provokator karena tidak mempedulikan keberadaan pemuda daerah untuk diikutsertakan dalam proyek Migas di Bojonegoro.

Massa juga sempat melempari halaman kantor Tripatra dengan ranting pohon yang diambil dari trotoar sekitar lokasi unjuk rasa serta bekas gelas plastik air minum mineral.

Dalam aksinya ini, mereka mengusung beberapa tuntutan. Diantaranya mengusir G4S, perusahaan jasa security yang digandeng Tripatra karena dinilai telah menjadi provokator, serta menuntut keteribatkan 100 persen Konten Lokal.

“Siapapun yang ada didalam tolong keluar. Temui kami disini. Jangan sembunyi didalam. Kami datang kesini menuntut apa yang menjadi hak kami sebagai putra daerah,” teriak Koordinator Aksi, Budi santoso di atas Truck dengan menggunakan sound sistem.

Baca Juga :   Puting Beliung Porak Porandakan Rumah dan Bangunan Proyek JTB

Selama berorasi sekitar 60 menit massa tidak ditemui satupun perwakilan Tripatra. Para pendemo pun merangsek menuju Gedung DPRD Kabupaten Bojonegoro di Jalan Truno Joyo dan melanjutkan orasi.

“Bapak Ibu anggota Dewan yang ada didalam kalian adalah orang tua kami, tolong dengarkan keluh kesah kami.  Kami disini ingin mengawal Migas. Karena kami memiliki apa yang mereka minta, tapi mereka yang tidak menginginkan kami,” teriak Budi sambil terus membakar semangat massa.

Sesaat kemudian beberapa anggota dewan menemui massa. Wakil rakyat ini meminta perwakilan Paguyupan Pemuda untuk berdialog. Aksi tersebut mendapat pengawalan 50 personil dari Polres Bojonegoro.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *