Tukang Becak Sebatang Kara Tewas di Pasar Sore

tewas

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban – Nahas menimpa Mochammad Junaedi (60). Pria sebatang kara berasal dari Banjarmasin,  Kalimantan Selatan ini ditemukan tewas mengenaskan di salah satu los Pasar Sore Tuban, di wilayah Kelurahan Kutorejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban, Rabu (04/07/2012).

Menurut beberapa saksi mata di lokasi kejadian, sekitar pukul 12.00 WIB Junaidi yang selama sebulan ini menderita sakit, terlihat beristirahat dengan tiduran di sebuah bangsal tempat duduk yang terbuat dari kayu. Entah kenapa tiba-tiba Junaidi terguling jatuh ke lantai dan langsung tewas di tempat tersebut.

“Selama sebulan ini, Junaidi mengeluh tidak bisa berak dan kencing, Mas. Jadi yang merawat juga teman-teman,” ujar Umar (57), teman serta saksi di tempat kejadian.

Menurut Umar, semasa hidup Junaidi pernah bercerita tentang kondisinya yang hidup sebatang kara. Dia merantau ke Tuban awal tahun 1990-an tanpa menyebutkan alasan secara jelas.

Selain itu, Junaidi yang semasa muda menjadi tukang becak itu pernah beberapa kali pindah lokasi mangkal. Terakhir adalah di depan pasar setelah sebelumnya mangkal di wilayah bekas stasiun kereta yang terletak di Kelurahan Doromukti, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban.

Baca Juga :   Rokok Ilegal Disinyalir Beredar di 10 Kecamatan

Dikonfirmasi, salah satu petugas Kelurahan Kutorejo, Suhari, membenarkan Junaidi selama ini hidup sebatang kara. Di samping itu pihaknya juga pernah memberikan surat keterangan tentang keadaanya untuk mendapatkan pembebasan biaya berobat, ketika sakit beberapa waktu lalu.

“Kami pernah mengeluarkan surat permohonan biaya berobat untuk dirinya, karena selama ini memang hidupnya ya di los pasar ini,” tambah Suhari.

Saat berita ini ditulis, jenazah Junaidi masih berada di ruang jenazah RSUD Dr R Koesma Tuban. (tg)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *