KAI Buka Lintasan Akses Road Tripatra

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro– Sempat ditutup sehari pada Jum’at (6/7) lalu, PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Bagian Jembatan dan Jalan Daop IV Semarang membuka kembali lintasan rel yang menjadi akses road proyek engineering, procurement and construction (EPC) 1 Banyuurip, Blok Cepu, di Desa Sudu, Kecamatan Kalitidu, Sabtu (7/6) kemarin. Pembukaan lintasan itu dilakukan PT. KAI setelah PT. Tripatra Engineers & Construction, kontraktor EPC 1 Banyuurip, melengkapi persyaratan perijinan yang masih kurang.

Dengan dibukanya lintasan itu, pengiriman tanah urug untuk Well Pad A dan B di Desa Mojodelik dan Well Pad C di Desa Gayam, Kecamatan Ngasem, kembali melalui akses road. Sebelumnya, pada Jum’at lalu pengiriman tanah urug dialihkan melalui jalan Sumengko, Kecamatan Kalitidu – Gayam.

Akses road tersebut merupakan jalan baru yang dibangun Tripatra melalui subkontraktornya PT. Rajekwesi Mitra Tama – PT. Pembangunan Perumahan (RMT-PP) sebagai pintu gerbang keluar masuknya logistik proyek.

“Dari Sabtu kemarin pengiriman sudah kembali melalui jalan (akses road) ini. Jadi tidak lagi menggunakan satging area di Desa Katur, Kecamatan Kalitidu,” kata salah satu sumber di PT. RMT, Minggu (08/07/2012).

Baca Juga :   JOBP-PEJ Tegaskan Sudah Perhatikan Lingkungan

Sementara itu, untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya keselamatan (safety) Tripatra kembali memfasilitisasi pelatihan safety kepada 102 sopir dump truk pengangkut tanah urug proyek EPC 1 Banyuurip di Desa Beged, Kecamatan Kalitidu, Sabtu (07/06) kemarin hingga Minggu (08/07). Tempat latihan yang sebelumnya di pusatkan Balai Latihan Kerja (BLK) itu dialihkan karena jumlah peminat peserta laitihan meningkat.

Ada beberapa jenis pelatihan yang diberikan trainer Tripatra kepada para sopir. Yakni pengenalan proyek, tingkat safety, emergency respon, sistem security, construction safety, training, devence dariving course serta safety induction.

“Dari semua materi yang diberikan ada 3 yang diwajibkan dari PT Tripatra yakni Devence Driving Course,Construction Safety Training (CST) dan Safety Induction,” Sambung Budi Karyawan, Community Affairs PT. Tripatra Engineers & Construction.

Ditargetkan, 390 sopir yang terlibat di proyek EPC 1 Banyuurip mampu dan menguasai standarisasi safety dalam mengendari kendaraan proyek. (suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *