Warga Mlaten Sepakati Tawaran JOBP-PEJ

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro– Perseteruan antara Warga Dusun Mlaten, Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro dengan Joint Operating Body Pertamina PetroChina East Java (JOB P-PEJ), Operator migas Lapangan Sukowati, Blok Tuban, berakhir sudah. Warga Ring 1 Sumur Pad A Sukowati itu akhirnya setuju dengan tawaran JOBP-PEJ.

Tawaran yang diajukan JOBP-PEJ adalah memberikan tambahan kuota tenaga kerja (naker) 18 persen (18 orang) dari sebelumnya 15% (15 orang) untuk kegiatan pemboran di Pad B Sumur Sukowati. Lain itu, perusahaan migas yang 85 persen sahamnya milik Pertamina itu berjanji memberikan tambahan kompensasi namun berbentuk program pemberdayaan masyarakat (corporate social responsibility/CSR). Bukan berupa uang.  

Tawaran itu disampaikan JOB P-PEJ kepada perwakilan warga Mlaten dan Muspika Bojonegoro dalam pertemuan internal di salah satu restaurant di Bojonegoro, Senin (07/06) malam tadi.

Field Manager JOB P-PEJ, Junizar menyampaikan, untuk dua tuntutan warga Mlaten yakni tenaga kerja dan kompensasi telah dibicarakan JOB P-PEJ dengan Pusat dan telah mendapat jalan keluar. Sesuai data yang didapat JOB P-PEJ, kata dia, penempatan tenaga kerja di Pad A Sukowati ternyata bukan sebesar 60% untuk Dusun Plosolanang, Desa Campurejo; 20% bagi Desa Sambiroto dan 20% Desa Ngampel, Kecamatan Kapas.

“Akan tetapi dari Dusun Plosolanang 65%, Desa sambiroto 20% dan Ngampel 15%. Sehingga dengan usaha keras kami meminta kelapangan hati dari Desa Ngampel untuk menyisakan 15% untuk Dusun Mlaten. Namun karena ada permintaan tambahan 3% lagi ya jadi 18% atau 18 orang tenaga kerja yang kami rekrut dari Mlaten,” jelasnya.

Baca Juga :   PMI Bojonegoro Masih Punya Stok Darah 1.579 Kantong

Ditempat yang sama, Field Admint Superintendant JOB-PPEJ Hananto Aji mengungkapkan, telah berusaha keras untuk menambah kuota tenaga kerja bagi warga Dusun Mlaten. Sehingga diharapkan tidak ada lagi konflik internal yang terjadi seperti ini.

“Kami minta Pak Lurah Campurejo bisa menjaga warganya sehingga tidak ada konflik. Saya tekankan untuk 18% ini diambilkan dari warga Mlaten semua, Plosolanang tidak boleh menyerobot,” tegas pria kelahiran Jatirogo, Kabupaten Tuban ini.

Sedangkan untuk kompensasi tambahan, lanjut Hananto mengaku tidak bisa mencairkan berupa uang. Melainkan diarahkan pada program CSR  yang bisa dirembug atau dibicarakan internal warga Dusun Mlaten sendiri.

“Kami siap jika Dusun memiliki ide untuk program yang kami berikan. Misalkan saja perbaikan infrastruktur, peningkatan kesehatan, pendidikan atau tambahan modal berupa barang kepada pengusaha kecil,” imbuh bapak dua anak ini.

Dari tawaran yang diajukan JOB PPEJ itu semua perwakilan warga Dusun Mlaten mensetujuinya. Namun warga tetap meminta notulen atau bukti kesepakatan secara tertulis, sehingga ada pertanggungjawaban dari pihak JOB-PPEJ nantinya.

Baca Juga :   Pemdes Ngrejeng dan Mojodelik Tuntaskan Perbaikan Jembatan

“Alhamdulilah, pada akhirnya kami sepakat menerima apa yang diberikan JOB. Untuk program CSR sebagai pengganti  kompensasi akan kami rapatkan dahulu secara internal. Semoga semua lancar dan tidak ada kendala lagi,” sambung Kepala Dusun Mlaten, Puji Lestari mengakhiri pertemuan tersebut.

Untuk diketahui, produksi di Pad B sumur Sukowati ini akan dilakukan tahap pengeboran pada sumur pertama yang nantinya akan menentukan apakah sumur selanjutnmya berproduksi atau tidak. Dalam tahap ini akan dilakukan secara bersama sama dengan Pad A pada tanggal 14 Juli 2012 mendatang dan ditarget setiap sumurnya dapat berproduksi 1500 barel per hari (bph).

Seperti diberitakan sebelumnya, warga Mlaten sempat memblokir jalan utama menuju pemboran Pad A dan Pad B Sukowati selama tiga hari untuk menuntut tambahan kompensasi dan tenaga kerja atas pemboran yang dilakukan JOB P-PEJ.

Bahkan Tim Optimalisasi Kandungan Lokal Bojonegoro sempat memberikan deadlen kepada JOBP-PEJ untuk menyelesaikan tuntutan warga Mlaten Senin (09/07) siang tadi. Namun agenda rapat yang rencananya dilangsungkan di Lantai II Pemkab Bojonegoro siang tadi gagal dilakukan.(suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *