SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Setelah berjalan alot bahkan warga sempat membuyarkan diri dalam pertemuan. Namun, saat ini aktifitas proyek aksaes road kembali normal setelah ada kesepakatan musyawarah tentang usulan yang disampaikan PT Tripatra tersebut.
Tuntutan warga yang disepakati Tripatra diantaranya, Â penyiraman jalur road, gorong-gorong, pembangunan pengalihan jalan warga dan jalan alternative warga menuju sawah.
Dengan sudah tersetujuinya usulan warga dan Pemdes Bonorejo, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro. Akirnya, Kepala desa Bonorejo, Siti Rokayah dengan diikuti tokoh masyarakat desa setempat mencabut patok yang berada di lokasi proyek akses road, Kamis  (19/7/2012) tersebut.
Supriyadi, tokoh masyarakat desa Bonorejo menyatakan, pembukaan pemblokiran jalan road ini dilakukan karena sudah ada kesepakatan. Namun, demikian, jika kesepakatan tidak segera ditindaklanjuti tidak menutup kemungkinan pemblikiran juga akan dilakukan kembali.
“Pemblokiran sewaktu-waktu bisa saja Mas dilakukan oleh Warga. Jika apa yang telah disepakati tadi diingkari,†kata Supriadi.
“Karena sudah ada kesepakatan dari kedua belah pihak patok juga dicabut. Dan, tunggu saja proses selanjutnya dari Tripatra terkait dengan kesepakatan usulan tadi,â€imbuh Rokayah. (tg)