Warga Keluhkan Polusi Debu di Akses road

mira warga sudu

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro– Proyek pembangunan akses road yang menjadi jalur utama proyek engineering procurement and construction (EPC) 1 Banyuurip telah menimbulkan dampak bagi warga sekitar. Salah satu yang dirasakan warga adalah polusi debu akibat banyaknya dump truk pengangkut tanah urug yang keluar masuk jalur utama itu.

Mirna, salah satu warga Desa Sudu, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jatim, megatakan, polusi debu itu dikarenakan penyiraman yang dilakukan perusahaan baik PT. Tripatra Engineers & Constructor, kontraktor EPC 1 Banyuurip maupun subkontraktornya Konsorsium PT. Pembangunan Perumahan – PT. Rajekwesi Mitra Tama (PP- RMT) dijalur road tidak maksimal.

“Penyiramannya tidak menentu mas. Kadang disiram, kadang kala tidak,” ujar Mirna kepada www.suarabanyuurip.com, Senin (30/7/2012).

Dia mencontohkan, seperti dua hari ini tidak ada penyiraman. Akibatnya, membuat jalan yang diurug pedel itu memunculkan debu yang terhempas angin dan dihirup warga. Dikhawatirkan jika polisi debu it terus berlangsung dapat mengancam kesehatan warga.

“Bahkan, dagangan yang saya jualpun juga tertempel debu meski sudah saya tutupin,” keluh Mirna yang buka warung dekat lokasi akses road tersebut.

Baca Juga :   Pemdes Gesing Minta Warga Asli Diberdayakan

Mirna berharap, PT Tripatra maupun subkontraktornya lebih maksimal lagi melakukan penyiraman di akses road. Agar dampak yang dirasakan warga tidak semakin bertambah parah. Lain itu, bagi petugas yang dipercaya untuk memberikan penyiraman juga disiplin waktu yang ditentukan.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Budi Karyawan Community Affairs PT Tripatra Engineers & Constructor menyatakan, segera menambah 2-3 mobil tangki lagi dari jumlah 9 mobil tengki yang sudah  beroperasi sekarang ini. Mobil tanki air itu masing-masing berkapasitas 5000 liter.

“Kita akan tekankan penyiraman disiplin waktu. Dan Insya Allah minggu depan sudah ada penambahan mobil tengki tersebut,”tegas Budi Karyawan melalui pesan pendek teleponnya (30/7/12). (suko)    

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *