Warga Temlokorejo Mulai Terserang TBC

akses road temlokorejo-2

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro – Keluhan terkait dengan polusi debu tak hanya dirasakan warga Desa Sudu yang dekat dilewati akses jalan ke proyek migas sumur Banyuurip, Blok Cepu. Kini keluhan serupa mulai dirasakan warga Dusun Temlokorejo, Desa Gayam, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jatim.

Masnoto, warga Temlokorejo menyatakan, sangat resah dengan debu dari pedel akses road yang banyak berterbangan saat dump truck melintas di jalur penunjang proyek Banyuurip itu. Sehingga warga sekitar akses road merasa banyak anak-anak yang terkena penyakit batuk-batuk.

“Warga Temlokorejo banyak yang terserang penyakit Tubercolusis (TBC) akibat menghirup debu pedel tersebut. Sampai saat ini belum ada tindakan pengecekan keliling terkait kesehatan warga,” kata Masnoto yang rumahnya tak jauh dari lokasi Wellped C tersebut, Selasa (31/7/2012).

Dia jelaskan, penyiraman sudah dilakukan dari pihak perusahaan. Namun,dengan  penyiraman akses road yang dilakukan itu tidak akan menjamin jalan menjadi aman tidak berdampak. Apalagi, penyiraman yang dilakukan itu tidak maksimal. Lain itu, kondisinya juga musim kamarau. Sehingga, sekalipun disiram pasti akan mudah kering lagi.

Baca Juga :   Musim Hujan Datang, Waspadai Siklus Penularan DBD

“Kalau hanya disiram tidak bisa mereda debu. Terkecuali jika akses road segera diberi base cose,” ungkapnya. “Saya yakin jika akses road itu dibangun dengan base cose debu akan bisa dikurangi. Ya kalau tidak mampu keseluruhan cukup yang dekat dengan pemungkiman warga saja,” imbuh Masnoto.  (tbu)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *