JOB P-PEJ Pekerjakan Warga Mlaten Usai Lebaran

SuaraBanyuurip.com – Ririn W

Bojonegoro – Operator lapangan migas Sukawati, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina PetroChina Est Java (JOB P-PEJ) memastikan mulai mempekerjakan warga Dusun Mlaten, Desa Campurejo, Kecamatan Kota, Bojonegoro setelah hari raya Idhul Fitri. Untuk tahap awal sebanyak 18 orang tenaga kerja (Naker) asal desa tersebut direkrut untuk proyek Well Pad B.

Demikian penegasan Ketua Komunitas Dusun Mlaten, Kumidi (bukan Kumaidi seperti diberitakan sebelumnya-Red), kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (2/8/2012). Kepastian itu sebagai bentuk komitmen JOB P-PEJ dengan warga sekitar dalam memberdayakan konten lokal.

“Alhamdulilah sekarang tidak ada masalah lagi,tinggal menunggu lebaran tenaga kerja yang terlibat bisa langsung bekerja,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait program yang akan ditentukan sebagai wujud Corporate Social Responbility (CSR) dari JOB P-PEJ hingga kini belum bisa terwujud. Saat ini masih dibicarakan dalam bentuk apa dan disesuaikan terlebih dahulu menurut kebutuhan warga setempat.

“Warga sudah berembug, tapi sampai saat ini programnya belum jelas karena masih menyesuaikan kebutuhan warga. Apakah itu perbaikan jalan atau kebutuhan air bersih, Insya Allah setelah lebaran ada hasilnya,” kata pria yang berjualan kopi di malam hari tersebut.

Baca Juga :   EMCL-LIMA 2B Serah Terimakan Infrastruktur Publik Brabowan

Terpisah, Field Admin Superintendent JOB P-PEJ, Hananto Aji, membenarkan jika untuk tenaga kerja pihaknya baru akan memaksimalkan usai Hari Raya Idul Fitri sambil menunggu penentuan drill dari sumur pertama di Well Pad B.

“Untuk naker akan mulai bekerja usai Idul Fitri nanti biar lebih fresh dan tidak terbebani karena harus merayakan suka cita bersama keluarga,sehingga bisa konsentrasi nantinya,”ungkapnya.

Ditambahkan,jika saat ini pihak JOB P-PEJ masih menungu hasil proposal untuk program yang diusulkan warga sebelumnya karena prosesnya akan memakan waktu yang lama terlebih akan habis tahun. Ditakutkan jika terlalu lama maka pencairan dana untuk program tidak bisa segera terealisasi.

“Kami masih menunggu proposal dari warga Dusun Mlaten,jadi bisa segera terwujud. Kalau lama takutnya proses berlangsung lama,” kata bapak dua anak tersebut.

Seperti diketahui saat ini JOB P-PEJ sedang melakukan drilling untuk sumur pertama di Well Pad  B,Sumur Sukowati yang akan menentukan sumur-sumur berikutnya. Dari tiap sumur ditargetkan menghasilkan minyak sebanyak 1.500 barel/hari.

Baca Juga :   PPM Pertamina EP Sukowati Field 2022 Tercapai 100 Persen

“Sumur pertama ini yang akan menentukan keberhasilan program sumur berikutnya,kalau berhasil ada tiga sumur lagi yang akan dibor. Tapi jika gagal ya terpaksa akan dikaji ulang,” pungkasnya. (tbu)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *