SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro- Tuntutan pemuda Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro yang meminta dipekerjakan dalam proyek Gas Flare, direspon serius PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS). BUMD milik pemkab setempat ini berjanji akan menyosialiasikan peluang kerja dan usaha usai lebaran mendatang.
Direktur Utama PT BBS, Deddy Afidick, menjelaskan, progres untuk konstruksi gas flare belum memasuki pekerjaan besar. Saat ini masih dalam proses pengurukan lahan meski telah berjalan mencapai hampir 80 persen.
“Ini kan masih proyek awal dimana dalam proses pengerjaan pengurukan yang tidak membutuhkan banyak tenaga kerja. Lagi pula dari sub kontraktor yang mengerjakan itu sudah diambil dari lokal,†kata Deddy kepada www.Suarabanyuurip.com, Sabtu (11/08/2012).
Dia tambahkan, terjadinya silang pendapat di kalangan warga itu lebih pada miskomunikasi belaka. Selama ini warga dan BUMDes terus melakukan kordinasi ,terutama pelaksanaan proyek di lapangan. Sehingga jika ada permasalahan bisa kita bicarakan untuk mencari solusinya.
“Saya belum mendengar ada permasalahan seperti yang terjadi kemarin, namun yang jelas setelah lebaran nanti PT BBS akan menyampaikan semuanya secara transparan melalui sosialisasi,†ungkapnya.
Sebelum pengurukan dimulai, pihaknya telah memberikan sosialisasi terkait  Upaya Pengelolaan Lingkungan Hidup (UKL) dan Upaya Pemantauan Lingkungan Hidup (UPL). Sosialisasinya  belum sampai wilayah peluang kerja.
“Setelah lebaran kami pasti lakukan sosialisasi dan menjelaskan terkait peluang usaha dan peluang pekerjaan pada masyarakat sekitar. Tentunya akan menyampaikan semuanya secara terbuka dan transparan,†tegasnya.
Terpisah, tokoh masyarakat Desa Campurejo, Imam Sutikno, mengatakan, para pemuda tersebut merasa cemburu sosial karena mereka mengira pekerjaan yang sekarang berlangsung telah merekrut tenaga dari luar desa.
“ Mereka kan belum tahu kalau proyek ini masih panjang, tetapi meskipun pada pertemuan Jumat kemarin belum ada titik temu, akan kami jelaskan lagi pada pertemuan selanjutnya,†ujar Guru Agama di SDN Banjarjo Bojonegoro ini.
Saat ini Proyek pengurukan sudah mendekati 13.000 meter kubik, dengan rincian 8 rit x 120 meter kubik. Sedangkan untuk menguruk seluruh lahan akan ditambah dengan pedel. Proyek tersebut bermitra dengan PT Inter Media Energy – Gema Tehknologi dan Sebagai pelaksana proyek adalah PT Bojonegoro Putra. (rien/tbu)