SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro- Tindakan kejahatan mulai marak  di sekitar ladang miyak dan gas (Migas) Banyuurip, Blok Cepu. Kali ini, perampokan terjadi di rumah Didik (42), warga RT.03, RW.02, Desa Brabowan, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jatim, Minggu (12/8/2012) dini hari.
Data yang diperoleh www.suarabanyuurip.com dilapangan meyebutkan, persitiwa  prampokan itu terjadi sekitar pukul 01.15 wib. Pelaku diperkirakan lebih satu orang dengan membawa senjata tajam (Sajam). Mereka diduga kuat masuk  melalui pintu samping bagian kanan rumah ketika korban terlelap .
Dengan kondisi seperti itu, pelaku dengan leluasa mengacak-acak isi rumah dan berhasil menggasak emas dan barang berharga lainnya senilai sekitar Rp. 10 juta lebih.
Supolo, tetangga korban ketika dikonfirmasi www.suarabanyuurip.com menyatakan, sebelum terjadinya perampokan sejumlah  warga menaruh curiga dengan segerombolan orang bertopeng di sawah sekitar Desa Brabowan sekitar pukul 22.30 Wib. Karena curiga, warga pun  langsung menghubungi masyarakat untuk bersiaga. Kemudian warga bersiaga disetiap jalur masuk desa Brabowan.
“Warga sempat nyanggong, namun karena tidak ada gerak mencurigakan lagi kemudian warga istirahat. Tapi tidak tahunya sekitar jam 1.15 wib prampok tersebut menjarah rumah Didik tersebut,” kata Supolo.
Kapolsek Gayam, Kecamatan Ngasem, AKP Sudirman ketika dikonfirmasi melalui pesan pendek teleponya membenarkan peristiwa perampokan itu. Hanya saja dia belum memberikan data detail tentang peristiwa tersebut dan meminta meminta www.suarabanyuurip datang di Kantor Polsek Gayam saja. “Besuk pagi saja mas datang di Polsek Gayam,”saran Sudirman singkat, Minggu (12/8/2012).
Masyarakat banyak yang memprediksi, masyarakat sekitar ring 1 Blok Cepu, termasuk warga Brabowan menjadi incaran perampok lantaran mereka  banyak mempunyai uang dan barang berharga hasil dari menjual lahanya untuk proyek migas didaerahnya.