SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sesaat kita akan dibawa pada suasana puluhan tahun silam. Dimana setiap pagi sebelum sahur akan terdengar perang harmoni antara peralatan musik khas kentongan yang terbuat dari bambu dan dipukul secara beraturan dan berirama semarak. Menggugah semangat seseorang untuk segera bangun dan sahur demi kelancaran ibadah puasa Ramadhan di siang hari.
Pemandangan semarak tersebut seolah terwakili di Desa Karangasem, Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban. Kalau dulu musik sahur itu hanya dimainkan menggunakan kentongan, kali ini tidak karena mulai dipadu dengan piranti musik lainnya. Diantaranya mengakulturasi bambu dengan; gong, rebana, bedug, tambur dan musik pengiring lainnya.
Tak berhenti disitu, alunan musik beberapa kali terdengar masih di iringi lagu dari salah satu bintang dangdut yang lagi hits. Tapi syair lagu tak lagi sesuai aslinya, karena telah diganti dengan shalawat yang dilantunkan secara bersama-sama.
“Kami harap tradisi ini bisa di pertahankan,†kata Ketua Panitia Festival Tongklek, Rajut, Senin (13/08/2012) malam.
Acara yang diorganisasi masyarakat secara langsung itu, didukung PT Holcim Indonesia Tbk dengan diikuti sekitar 28 Kelompok Perwakilan Desa (KPD) Ring 1 yang meliputi Desa Karangasem, Kecamatan Jenu; Desa Merkawang, Sawir dan Glondonggede di wilayah Kecamatan Tambakboyo dan Desa Mliwang dan Kedungrejo, Kecamatan Kerek.
Selaku wakil masyarakat desa setempat, Rajut mengharapkan, kerja sama dengan PT Holcim ini bisa terus berjalan guna mengadakan kegiatan yang berbasis kemasyarakatan. “Kita berharap tahun depan Holcim memberikan dukungan lebih besar lagi,†harap Rajut.
Sedangkan Community Relation Manager PT Holcim Indonesia Tbk di Tuban, Ummu Azizah Mukarnawati, menyatakan, seluruh kegiatan ini diharapkan dapat membantu melestarikan budaya lokal. Sekaligus semakin mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar.
“Kami juga berharap ini akan menumbuhkan kepedulian karyawan kepada masyarakat sekitar,â€Â ujar Ummu di depan ratusan masyarakat setempat.
Acara festival tongklek yang diadakan di Desa Karangasem, Kecamatan Jenu juga disertai dengan pengadaan pasar murah oleh warga sekitar. Sebelumnya dalam rangka melakukan kegiatan Ramadhan bersama juga telah diadakan kegiatan lain seperti tartil Qur’an, festival Rebana, Buka puasa bersama masyarakat dan stake holder dan terakhir adalah festival tongklek. (edp/tbu)