Siswa Belum Terima Pelajaran di Hari Efektif

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban – Siswa sekolah dari berbagai tingkatan pendidikan di Kabupaten Tuban belum mendapatkan pelajaran pada hari efektif pertama masuk sekolah, setelah libur lebaran selama seminggu, Senin (27/8/2012).

Pantauan SuaraBanyuurip.com di lapangan saat jam 08:45 WIB di beberapa sekolah sudah terlihat para siswa berhamburan ke luar gerbang. Sebagian terlihat masih bergerombol di dalam pagar dan terlihat saling bersalaman dengan sesama teman.

Mereka mengaku hari ini belum mendapatkan pelajaran. Anak-anak sekolah itu dipulangkan pagi hari, setelah melakukan halal bi halal di lingkungan sekolah masing-masing.

“Tadi hanya maaf-maafan sama guru dan teman-teman saja,” ungkap Arni (16), salah satu siswi sekolah tingkat atas saat ditemui di gerbang sekolahnya.

Untuk itu, mereka segera memanfaatkan moment seperti ini untuk melakukan kegiatan bersama teman-teman di luar lingkungan sekolah. Meski masih mengenakan seragam, mereka tak canggung lagi untuk bermain dan berada di luar sekolah saat jam biasanya mereka mendapatkan pelajaran.

“Kalau hari biasa, tidak berani kita ke luar sekolah pakai seragam begini,” tambah gadis tersebut saat di temui di Perpustakaan Umum Tuban, di kawasan Jalan Sunan Kalijaga-Tuban.

Baca Juga :   Masuki Musim Penghujan, BPBD Bojonegoro Lanjutkan Dropping Air Bersih

Di konfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda danOlahraga, Sutrisno, menyatakan, menurut kalender pendidikan hari ini sudah masuk hari efektif sekolah.

“Mestinya hari ini sudah mulai hari aktif,” kata Sutrsino melalui ponselnya.

Akan tetapi meskipun begitu pihaknya mengakui sekolah juga mempunyai kebijakan dan target sendiri dalam menentukan jam-jam pelajaran. Mereka juga punya target untuk capaian pendidikan masing-masing.

Termasuk seperti hari pertama masuk sekolah setelah liburan ini, dimungkinkan pihak sekolah selain mengagendakan halal bi halal dengan siswa-siswinya, juga bisa jadi melakukan aktifitas lain seperti rapat komite dan lainnya. Bagaimana pun sekolah yang paling tahu kondisi di lapangan, termasuk apa yang menjadi kebutuhan dari siswa didiknya.

“Sekolah lebih tahu tentang kondisi siswa,” kata Sutrisno. (edp/tbu)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *