Nelayan Tuban Protes Kualitas Proyek Rp. 3,5 M

batu kurang berkualitas

SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo

Tuban – Pembangunan tambat labuh nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI), Desa/Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban yang diperkirakan menghabiskan anggaran hingga Rp. 3,5 Milyar menuai protes Rukun Nelayan desa setempat, Selasa (11/9/2012).

Protes nelayan dipicu bahan bangunan yang di gunakan untuk pembangunan tambat labuh dianggap kurang berkualitas. Sehingga dikuatirkan bangunan yang dibangun tidak dapat bertahan lama.
 
“Ini khan digunakan untuk jangka panjang mas,” kata Khoirul Kirom, Ketua Rukun Nelayan Desa Palang kepada SuaraBanyuurip.com saat dikonfirmasi.
 
Khirom mencontohkan, material bangunan yang dibuat adalah batu yang kurang berkualitas. Nelayan melihat batu yang selama ini didatangkan ke tempat pembangunan tambat labuh itu adalah batu sejenis bahan kumbung yang digunakan untuk pembuatan rumah. 

Sementara untuk membangun tambat labuh diperlukan bahan yang tidak lembek dan mudah hancur. Untuk itu nelayan menginginkan agar batu tersebut diganti dengan batu yang lebih besar dan keras agar mampu menahan terjangan ombak.

Lain itu nelayan juga menduga masih ada beberapa bahan material lain yang dianggap kurang berkualitas. Karena itu nelayan juga meminta keseriusan Pemkab Tuban untuk melakukan pengawasan pengerjaan proyek yang ditaksir menelan biaya hingga Rp.  3,5 Milyar yang bersumber dari APBD.

Baca Juga :   Muhaimin Rahasiakan Wakil Khofifah

“Kami harap jangan terkecoh kalau diberi material yang bagus saat test, tetapi saat pengerjaan material yang jelek,” pesan Kirom. 

Saat akan meminta konfirmasi, sampai berita ini ditulis, PT Handaru Adiputra selaku kontraktor pelaksana masih tidak bisa dimintai konfirmasi. Ponsel Hadi salah satu pengurus proyek ini saat dihubungi sedang tidak aktif. Dan SMS yang dikirim melalui Ponsel tidak mendapat tanggapan. (edp/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *