Nelayan Palang Merasa Dianak Tirikan MCL

nelayan palang

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Nelayan di Desa Palang, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jatim merasa dianak tirikan Mobil Cepu Limited (MCL), operator migas Blok Cepu. Pasalnya bantuan berupa tambat labuh dan alat tangkap ikan tak sampai kepada mereka.

Karena itu nelayan desa setempat merasa iri karena dua desa lainnya di Kecamatan Palang yaitu Desa Karang Agung dan Desa Glodog mendapat bantuan berupa alat tangkap ikan untuk nelayan kecil. Sebab Desa Palang berada dekat dengan dua desa tersebut yang dilalui jalur pipanisasi minyak Banyuurip di dasar laut sebesar 20 inci sepanjang 23 km dari bibir pantai Palang hingga floating stroage offshore (FSO).  

Asumsi mereka, meski tidak dilalui jalur pipa minyak Blok Cepu, tapi secara geografis wilayah Desa Glodog dengan Desa Palang berdekatan bahkan berhimpitan dengan hanya dipisahkan pembatas gapura kecil. Selain itu wilayah tangkapan mereka di perairan juga sama.

“Desa ini dengan Glodok seolah sudah menjadi satu. Wilayah tangkapan kita juga di air yang sama,” kata Kepala Rukun Nelayan Desa  Palang, Khoirul Kirom kepada www.suarabanyuurip.com, Kamis (20/9/2012).

Baca Juga :   HPP Gabah dan Beras Naik Besok, HET Beras 2025 Tidak Naik

Untuk itu, Khoirul berharap, berharap ada kompensasi dan bantuan kepada nelayan Palangseperti yang diterima tetangga desa. Karena bagaimanapun juga nelayan Palang nantinya juga akan merasakan dampak langsung ketika proyek pipanisasi minyak milik MCL mulai beroperasi.

Menurut catatan RN Desa Palang, lanjut Khoirul, minimal sudah ada  sekitar 10 nelayan kecil desa setempat yang melapor dan mengatakan benar- benar membutuhkan alat tersebut.

“Masa iya, tetangga kok kelewatan dan gak kebagian mas,” tambah Kirom.

Pantauan dilapangan, perairan yang akan menjadi tempat lintasan pipa didasar laut dan tempat tiang pancang untuk kapal tangker. adalah perairan yang menjadi tempat beroperasinya minimal lima desa yang ada di Kecamatan Palang. Yakni Desa Karang Agung, Desa Glodog, Desa Palang. Dan dua desa yang agak jauh yaitu Desa Rembes, dan Desa Kradenan. (edp/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *