SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Kecelakaan dump truck pengangkut tanah urug proyek engineering, procurement and constuction (EPC) – 1 Banyuurip, Blok Cepu, kembali terjadi. Kali ini, Hadi, seorang sopir dump truck dikabarkan meninggal dunia akibat dump truck yang disopirinya jatuh di jurang di wilayah Rengel, Kabupaten Tuban, Minggu (23/9/2012) sekitar pukul 7.30 wib.
Informasi yang diperoleh, kecelakaan itu bermula ketika korban mengangkut tanah urug dari lokasi penambangan di wilayah Rengel menuju Bojonegoro. Namun, ketika sampai di jalan tanjakan dan berliku wilayah Rengel, dump truck bernopol S 1838 UA yang dikemudikan Hadi tiba-tiba as gardanya putus.
Sontak saja, dengan putusnya as gardan itu, truk yang disopiri warga Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander itu, melorot kebawah. Mengetahui hal itu, korban panik dan mencoba membanting setirnya ke kanan. Namun, upaya tersebut ternyata justru membawa petaka.
Truk bersama korban jatuh ke dalam jurang dipinggir jalan dengan kedalaman sekitar 7 sampai 8 meter. Hadi pun akhirnya meninggal dunia dilokasi kejadian. Sedangkan keneknya berhasil melompat sebelum truck jatuh ke jurang.
“Kejadiannya sekitar jam setengah delapan pagi mas. Korban meninggal dunia dilokasi kecelakaan,” kata salah satu leader pengurukan yang meminta namanya dirahasiakan kepada www.suarabanyuurip.com via telepon genggamnya, Minggu (23/9/2012).
Community Affiars PT. Tripatra Engineers & Constructors, Budi Karyawan mengaku belum mengetahui peristiwa tersebut. Alasanya, dia sekarang ini sedang libur.
“Aku lagi off di Bandung. Kurang tahu kabar,” sambung Budi.
Sementara itu, Kasatlantas Polres Tuban maupun Kapolsek Rengel sedang berupaya dihubungi www.suarabanyuurip.com untuk memastikan kabar kecelakaan tersebut. (edp/suko)Â