SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro – Sebanyak 35 personil Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bojonegoro  sejak pukul 07.30 wib disiagakan disejumlah titik untuk mengantisipasi kemacetan pelaksanaan pengambilan undian nomor urut calon Bupati (Cabup) dan Wakil Bupati (Cawabup) Bojonegoro yang berlangsung di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KUPD), Rabu (26/9/2012).
Kabin Operasional Lantas Polres Bojonegoro, Ipda Donatus Kono menyampaikan, pengamanan lalu lintas ini guna mengantisipasi adanya kemacetan lalu lintas, serta kecelakaan dari massa yang mengiring masing-masing cabup-cawabup Bojonegoro untuk mengambil undian nomor urut.
“Kita jaga di titik-titik yang rawan kemacetan dan jalur yang dilewati calon,” kata Ipda Donatus Kono kepada www.suarabanyuurip.com, Rabu (26/09/2012).
Dari total petugas Satlantas yang diterjunkan, lanjut Donatus, sebanyak 20 anggota diposkan di Kantor Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bojonegoro yang berada di Jalan KH Rosyid No.93, Desa Pacul, Kecamatan Dander, Bojonegoro. Sedangkan sisanya difokuskan di beberapa titik seperti Bundaran Jetak, Bundaran Sumbang, dan pertigaan Klangon.
“Sepanjang jalur yang dilalui calon menuju KPU kita amankan. Karena semua calon membawa pendukung masing-masing. Itu rawan kemacetan,” jelasnya.
Untuk diketahui, dalam mekanisme pengambilan nomor urut calon bupati dan wakil bupati ini KPU bersama tim pendukung calon menyepakati dengan sistem dua kali pengambilan nomor.
Pengambilan nomor pertama, untuk menentukan siapa yang berhak mengambil nomor urut pengambilan nomor. Kemudian setelah itu, baru penentuan nomor urut yang digunakan sebagai surat suara saat pemilihan pada 10 November mendatang.
KPU telah menetapkan lima pasangan calon bupati dan wakil bupati Bojonegoro, yakni, Sarif Usman-Syamsiah, dari calon independent (perseorangan), pasangan incumben Suyoto-Setyo Hartono dari partai politik yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat, dan Gerindra. Kemudian pasangan Mochammad Choiri-Untung Basuki dengan diusung PKNU, PPP, PKB, PKS, Hanura, PNBKI dan PKPI, PDI P.
Serta pasangan Muhammad Thalhah – Budiyanto yang diusung Partai Golkar dan PKPB, dan duet Andromeda Qomariah-Sigit Budi Ismu Hariyanto, dari jalur independent. (rin/suko)