Tim Konten Lokal Mengaku Belum Dilapori JOBP-PEJ

SuaraBanyuurip.com -  Ririn W

Bojonegoro – Joint Operating Body Pertamina PetroChina East Java (JOBP-PEJ) mengaku telah menyampaikan rencana penambahan lahan untuk pengembangan sumur migas Lapangan Sukowati, Blok Tuban, kepada Tim Optimalisasi Kandungan Lokal. Namun, pengakuan tersebut dibantah Tim Optimalisasi karena selama ini tim yang dibentuk berdasarkan surat keputusan (SK) Bupati Bojonegoro, Suyoto, itu belum menerima laporan dari JOBP-PEJ.

Ketua Tim Optimalisasi Kandungan Lokal Pemkab Bojonegoro, Soehadi Mulyono menegaskan, belum pernah mendapatkan laporan dari JOB-PPEJ terkit kendala-kendala yang ada di lapangan, termasuk pengajuan pembebasan lahan untuk pengembangan Sumur Migas Sukowati.  Karena itu, pihaknya mengaku tidak tahu menahu apa yang menghambat produksi minyak di Sumur Sukowati tersebut.

 “Hingga saat ini Bupati belum pernah mendapatkan keberatan dari JOB PPEJ. Namun demikian semestinya mereka (JOBP-PEJ) dalam melakukan kegiatan harus menyesuaikan Perda tata ruang yang sudah disahkan dan diverifikasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kabupaten,” segahnya sambil buru-buru meninggalkan awak media.

Seperti diberitakan sebelumnya, JOBP-PEJ mengaku banyaknya mengalami kendala untuk memenuhi target instruksi presiden (Inpres) No 2 tahun 2012 tentang percepatan produksi minyak nasional sebesar 1,2 juta barel per hari (bph). Kendala tersebut salah satunya adalah belum adanya penambahan lokasi baru karena lokasi yang direncanakan dalam Rencana Detail Tata Ruang Kawasan (RDRTK) belum dinyatakan sebagai industri minyak.

Baca Juga :   Kapal FSO Banyuurip Mulai Dikonversi

“Kami sudah pernah melaporkan hal ini kepada Tim Optimalisasi tapi belum ada jawaban hingga saat ini,” kata Field Admint Superintendant JOB P-PEJ Hananto Aji singkat melalui Blackberry Mesanger, Jumat 28/09/12.

 Bahkan, JOBP-PEJ mengaku telah mengkonsutasikan masalah tersebut ke Biro Hukum bahkan ke DPRD Bojonegoro tapi belum pernah  dibahas sama sekali. Karena belum ada Perda yang mengatur RDRTK kawasan tersebut JOBP-PEJ hingga kini belum berani melakukan pembebasan lahan untuk pengembangan Lapangan migas Sukowati. (rin/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *