SuaraBanyuurip.com -Â Ririn Wedia
Bojonegoro – Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) saat ini tengah membentuk dua anak perusahaan untuk mengelola hulu dan hilir minyak dan gas bumi (Migas) yang ada di Bojonegoro.Â
“Sudah disetujui komisaris, sekarang masih dalam kajian,” ujar Direktur Operasional BBS, Tonny Ade Irawan, saat ditemui suarabanyuurip.com di kantornya, Selasa (07/2/2017).
Selain dalam kajian, nama untuk kedua anak perusahaan tersebut juga masih dalam pembahasan. Diharapkan, saat berjalan nanti mampu menjalankan bisnis baik di hulu maupun hilir migas.
“Kalau hulu menangani terkait penambangan, operasional dan lain-lain. Sementara hilir menangani terkait kilang mini, penjualan minyak, dan bisnis hilir lainnya,” tukasnya.
Saat ini, BBS masih menunggu perkembangan dari semua rencana bisnis yang dicanangkan tahun 2017 ini. Salah satunya, pengelolaan sumur tua di Kecamatan Kedewan.
“Kita optimis tahun ini bisa berjalan dengan baik dari tahun sebelumnya, dan bisa menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) bagi daerah,” pungkas Tonny.(rien)