MCL Mulai Bor 16 Sumur Banyuurip

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Mobil Cepu Limited (MCL), Operator migas Blok Cepu merencanakan drilling 16 sumur di Well Pad B Banyuurip di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jatim,  untuk mengembangkan produksi penuh sebesar 165 ribu barel per hari (bph). Untuk melaksanakan kegiatan tersebut, anak perusahaan raksasa migas ExxonMobil itu, menggandeng Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI).

16 sumur yang akan dibor itu merupakan bagian dari total 49 sumur minyak yang ada di Banyuurip. Untuk pengeboran setiap satu sumur minyak diperkirakan membutuhkan waktu kurang lebih dua bulan. Sedangkan untuk kebutuhan air tidak bisa ditentukan. Karena menyesuaikan kondisi dan situasi sumur yang dibor.

Field Public & Government Affairs Manager MCL, Rexy Mawardijaya ketika dihubungi melalui pesan pendeknya terkait dengan kebutuhan air dan lamanya pengeboran menyatakan, untuk kebutuhan air saat pengeboran tidak bisa ditentukan berapa kubik yang dibutuhkan. Karena, melihat faktor saat pengeboran sumur dilakukan. Yakni, terkait dengan tingkat kesulitan yang ada.

Baca Juga :   JOB P-PEJ : Kita masih Bicarakan Dengan BLH

“Biasanya, tergantung tingkat kesulitan pengeborannya Mas. Kalau kubiknya berapa, sesuai kebutuhan saja,” kata Rexy Mawardijaya, melalui pesan pendeknya, Rabu (3/10/2012).

Sementara, untuk waktu berapa lama dilakukan pengeboran sumur, jelas Rexy, satu sumur kurang lebih membutuhkan sekitar dua bulan. (sam/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *