SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro- Selain Mobil Cepu Ltd (MCL), operator ladang migas Blok Cepu, pengamanan pipa minyak juga akan dilakukan oleh Pertamina EP Cepu (PEPC). Namun, PEPC Â bakal bersinergi teknis pengamanan dengan MCL untuk pipa minyak dari Banyuurip menuju Mudi, Tuban, Jatim tersebut.
Penelusuran SuaraBanyuurip.com dari sekitar sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu  menyebutkan, setelah pengerjaan proyek pipa Banyuurip-Mudi selesai dikerjakan bersamaan itu pula keamanan juga akan disiapkan. Salah satunya adalah patroli rutin yang dilakukan security yang direkrut dari warga sekitar (lokal). Lain itu akan dilakukan pemeliharaan rutin oleh tim teknis.
Hadi Pramono, Supervisior Produksi PEPC menyatakan, rencana pengamanan pipa minyak itu sudah disiapkan. Sebagai langkah awal, akan dilakukan cek selisih dari MCL sampai Mudi. Apabila selisihnya lebih 0.05 persen akan segera cek jalur pipa Gayam (bojonegoro) sampai ladang minyak Mudi, di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban.
Kemudian, langkah kedua, akan dilakukan koordinasi dengan Babinsa dan kepolisian setempat untuk jadi informan. Apabila terjadi kebocoran atau pencurian akan dilakukan patroli rutin di jalur pipa tersebut.
“Kita akan lakukan koordinasi dari semua pihak yang terkait untuk pengamanan jalur pipa minyak tersebut. Baik dari pihak TNI-Polri maupun warga sekitar,” tegas Hadi Pramono melalui pesan pendeknya, Kamis (11/10/2012).
Seperti diberitakan kemarin, Operator ladang migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) juga sudah mulai ancang-ancang melakukan antisipasi keamanan pipa minyak dari sumur minyak Banyuurip menuju Mudi, di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jatim agar terhindar dari tindak kejahatan. Yakni, akan melakukan patroli rutin oleh security yang direkrut dari lokal penduduk dan juga pemeliharaan rutin oleh tim teknis. (sam/tbu)