SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Kontraktor lokal Bojonegoro, Jawa Timur, yang terlibat dalam proyek pengurukan lahan proyek Engineering Procurement and Construction (EPC) 1 Banyuurip, Blok Cepu, tetap memasukan dump truk (DT) pengangkut pedel untuk pengurukan di lokasi proyek. Tepatnya di lokasi Well Pad A, dan B. Karena, semua itu kesalahan dari PT Â Tripatra Engineers & Constructor yang terlambat memberikan informasi.
Pantauan di lokasi EPC-1 menyebutkan, DT dimasukan kontraktor lokal yang ikut di proyek EPC-1 itu sekitar jam 10.45 WIB. Lantaran, kontraktor lokal yang tergabung dalam proyek tidak mau rugi. Sebab, DT sudah terlanjur mengangkut tanah urug untuk pengurukan lokasi.
Yogi, CV Prima Abadi ditemui di lokasi akses road menyatakan, DT pengangkut tanah urug ini tetap dimasukan. Karena, sudah terlanjur menggambil limeston di wilayah Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban.
“Semua itu kesalahan Tripatra sendiri karena memberi informasinya mendadak. Lain itu, saya juga tidak ingin rugi dan kasihan sopir-sopir juga, Mas,” kata Yogi, Senin (15/10/2012).
Dia jelaskan, jika nanti tidak mau membongkar, gejolak dan suasana akan semakin memanas. Intinnya DT sudah masuk lokasi terlebih dulu. Biar tidak macet di akses road.
“Jangan salahkan kontraktor lokal dan sopir DT jika akan ramai di lokasi,” ancamnya. “Ini masih koordinasi dengan Tripatra. Insya Allah saja bisa dicarikan solusinya,” imbuhnya. (sam/tbu)