SuaraBanyuurip.com – Ririn W
Bojonegoro- Setelah menghentikan kendaraan proyek pengangkut tanah urugan selama sehari, kini kontraktor proyek Engineering Procurement and Contruction (EPC) 1, sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu, PT Tripatra mengijinkan dump truck beroperasi kembali, Selasa (16/10/2012), mulai pada pukul 14.00 WIB.
“Ya memang kami menyetop kemarin agar mereka sadar ada hal-hal yang perlu diperhatikan,” kata Coomunity Affair and Manager PT Tripatra, Budi Karyawan, saat ditemui di kantornya, Selasa (16/10/2012) siang.
Meski demikian, Budi enggan menjelaskan alasan pasti penyetopan kendaraan hanya berlaku setengah hari saja. Karena dari komitmen awal pihaknya akan memberhentikan hingga waktu yang tidak ditentukan.
“Yang jelas, kami sudah berdiskusi agar mereka (sub kontraktor) lebih memperhatikan safety, dan sudah menyanggupi jadi ya biar jalan,” sergahnya.
Ditambahkan, jika masih sering terjadi insiden lagi maka pihaknya tidak segan langsung menyetop pengiriman tanah pedel. Hal ini sebagai langkah tegas untuk meningkatkan keselamatan di jalan raya.
Terpisah, Direktur PT RMT, Racmad Aksan, saat dikonfirmasi justru tidak mengetahui adanya surat pemberitahuan dari PT Tripatra untuk penghentian sementara truck pengangkut pedel.
” Saya kok tidak tahu ya? Lha itu kendaraan-kendaraan milik proyek masih bersliweran gitu, baik pickup, truk angkut pedel, truk angkut tiang pancang, panther, ambulan kok jalan semua? Tidak ada yang distop,” jawabnya. (rien/tbu)