SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Proyek pipanisasi darat 20n inci sepanjang 73 kilo meter (KM) yang berfungsi untuk mengalirkan minyak mentah bdari lapangan Banyuurip, Blok Cepu, yang dilaksanakan Konsorsium  PT Inti Karya Persada Technic (IKPT) – Kelsri, sudah mulai masuk wilayah Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Selasa (16/10/2012). Beberapa pekerja yang ditemui mengaku pemasangan pipa baru dilakukan sekitar dua minggu terakhir.
“Ini baru awal pengerjaan mas, karena memang baru mulai sekitar dua minggu,” ujar salah satu pekerja proyek yang dijumpai saat makan siang disekitar lokasi pemasangan.
Pantauan dilapangan, di camp pemasangan pipa yang berada disekitar Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, beberapa pekerja mulai sibuk mengoperasikan alat berat. Lain itu juga terlihat beberapa security dan petugas kepolisian berjaga disekitar lokasi sambil sesekali mengatur beberapa kendaraan yang melintas dijalan tersebut.
Lain itu dikarenakan lokasi camp kontraktor Mobil Cepu Limited (MCL), operator migas Blok Cepu, untuk pelaksana proyek engineering, procurement and construction (EPC) 2 Banyuurip tersebut memang berada dipinggir jalan raya.
Dilokasi juga terlihat sedikitnya ada dua mobil Ambulance dan salah satu camp milik Petugas Pengamanan Obyek Vital (PAM – OBVIT) dan beberapa kendaraan plat hitam berjejer di pinggir lokasi.
Dikonfirmasi, Humas EPC-2 Tuban, Anaf mengatakan, hingga saat ini pengerjaan pipa di Tuban belum menemui kendala dan masih lancar. Sedang proses yang dilakukan saat ini baru tahap stranging (pengeceran) dan pengelasan pipa sejauh 1 kilo meter.
“Saat ini baru atranging dan pengelasan sejauh 1 kilo meter,” ujarnya kepada suarabanyuurip melalui telepon genggamnya, Selasa (16/10/2012).
Diketahui, pemasangan pipa yang saat ini dilakukan di Desa Kesamben, Kecamatan Plumpang, rencananya mengarah ke salah satu bibir pantai yang ada di Desa Glodog, Kecamatan Palang.
Pipa itu akan ditanam dikedalaman dua meter untuk mengalirkan minyak mentah dari sumur Banyuurip, di Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro ketempat penampungan ditengah laut sebelum dikapalkan. (edp/suko)