Disnakertransos Minta IKPT Laporkan Kebutuhan Naker

iskandar

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro – Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial (Disnakertransos) Kabupaten Bojonegoro,Jawa Timur, Iskandar memperingatkan kepada kontraktor Engineering, Procurement and Constructions (EPC) 2 Banyuurip, PT. Inti Karya Persada Teknik (IKPT) agar secepatnya memberikan data kebutuhan tenaga kerja (naker) untuk proyek pipanisasi yang tengah dikerjakan.

“Saat pertemuan dengan tim konten lokal, mereka sudah ada kesediaan. Karena itu kami berharap mereka bisa secepatnya memenuhinya,” tegas Iskandar

Menurut dia, dengan melaporkan kebutuhan naker akan lebih memudahkan menyesuaikan dengan data naker yang dimiliki Disnakertransos sesuai klasifikasi yang ada. Sehingga dapat lebih mamaksimlakan naker lokal dalam kegiatan yang dilaksanakan IKPT.

“Karena bagaimanapun masih banyak database tenaga kerja disini yang bisa direkrut nantinya,” tegasnya.

Mantan Kepala satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ini mengakui, sebagian naker yang terlibat dalam pekerjaan pipanisasi minyak Banyuurip telah dilaporkan IKPT ke Disnakertransos.  Bahkan, lanjut dia, sesuai hasil sidak dilapangan, Disnakertransos juga mendapati naker lokal yang dilibatkan.

“Namun mereka (naker yang terlibat) sifatnya hanya sementara,” sergah Isakndar.

Baca Juga :   Gundukan Tanah dari Proyek Pemasangan Jargas Dikeluhkan Warga

Terpisah, Humas PT IKPT, Sunarto membantah jika pihaknya mendapatkan teguran dari Disnakertransos karena merasa selama ini tidak pernah menyalahi aturan. Terlebih masalah naker yang memang sekarang ini belum membutuhkan naker banyak.

“Di tempat kami tidak ada 100 orang untuk melakukan pekerjaan pipanisasi ini. Bahkan kemarin lusa bertemu dengan Kepala Disnakertrnasos Pak Iskandar beliau baik-baik saja dalam berkomunikasi, tidak ada warning atau teguran”sergah Sunarto kepada suarabanyuurip tanpa menjelaskan secara rinci berapa kebutuhan tenaga kerja.

Untuk diketahui, proyek pipanisasi darat 20 inci sepanjang 72 kilo meter mulai Lapangan Banyuurip, Blok Cepu hingga bibir pantai Palang Tuban, jatim, yang dikerjakan PT. IKPT ini akan melewati  11 kecamatan di Kabupaten Bojonegoro dan Tuban.

Di Bojonegoro, pipa itu akan melalui lima kecamatan dan 26 desa. Sedang di Kabupaten Tuban ada 31 desa di enam kecamatan yang dilalui jalur pipanisasi. (rin/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *