SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pemerintah Desa (Pemdes) Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengaku mendukung Pertamina EP Cepu (PEPC) sebagai operator gas Jambaran , Blok Cepu– Tiung Biru (TBR), Blok Gundih. Meski sampai sekarang ini kabar unitisasi kedua sumur gas tersebut belum jelas dan pemerintah belum memutuskan siapa operatornya.
Kepala Dusun (Kasun) Bandungrejo, Wanuri menyatakan, sangat setuju jika sumur migas Jambaran dikelola oleh PEPC dibandingkan dengan Mobil Cepu Limited (MCL), Operator Blok Cepu. Alasannya, PEPC dalam memberikan bantuan warga langsung tepat sasaran.
“Bantuan itu diberikan langsung oleh Pertamina tanpa melalui lembaga lain,” kata Wanuri menanggapi kabar unitisasi gas Jambaran – TBR, (18/10/2012).
Menurut dia, pemberian bantuan sosial yang diberikan secara langsung ini menandakan jika PEPC percaya kepada Pemdes sekitar pemboran.
“Jika ada saling kepercayaan tentu akan masyarakat juga akan ikut menjaga dan mendukung proyek yang akan dilaksanakan,†ujarnya menerangkan.
Dia mencontohkan, seperti bantuan PPEC yang diberikan kepada masyarakat Desa Bandungrejo berupa barang untuk pembangunan tempat ibadah. Yakni, 3 Masjid dan 7 Mushola dengan nilai masing-masing 20 juta rupiahan.
Kemudian Wanuri membandingkan dengan program sosial masyarakat yang diberikan MCL selama ini kepada warga Desa Bandungrejo dinilai masih kurang tepat sasaran. Contohya, terkait dengan pengadaan program air bersih untuk warga ring 1 sumur gas Jambaran.
“Sumur yang dibuat untuk air bersih itu saat ini kurang dimanfaatkan warga. Karena sumbernya tidak sesuai dengan harapan. Lain itu, MCL lebih percaya LSM ketimbang Pemdes setiap memberikan program di Desa,” imbuhnya. (sam/suko)