SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP), pengelola sumur migas Tiung Biru (TBR)-A,B dan C, Blok Gundih, di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mensosialisasikan pemasangan pipanisasi darat 10 inci sepanjang 2 kilo meter (KM). Pipa yang ditanam sedalam 1,5 meter itu berfungsi mengalirkan minyak dari sumur TBR-C ke TBR-A.
Sebelumnya, Pertamina EP juga telah mensosialisasikan pemasangan pipa dari sumur TBR-B ke TBR-A pada Agustus lalu.
“Ini(pemasangan pipa)  merupakan pengembangan proyek eksplorasi di sumur TBR-C,†kata Humas Pertamina EP, Tiara melalui telepon genggamnya, Selasa (23/10/2012).
Dia menjelaskan, pemasangan pipa TBR-C ke A ini dilakukan PT. Menara Gading Putih (MGP), salah satu kontraktor Pertamina EP. Ditargetkan pemasangan pipa tersebut membutuhkan waktu 20 hari.
“Kami harapkan semua pihak mendukung proyek negara ini. Kita juga sudah meminta kontraktor (PT MGP) untuk mengutamakan warga sekitar sesuai kemampuannya dalam proyek ini,† ungkap perempuan berkulit kuning langsat ini.
Terpisah, Kepala desa Kalisumber M. Yantoro mengatakan, pemerintah desa (Pemdes) Kalisumber mendukung adanya proyek pengembangan eksplorasi TBR. Namun, yang terpenting, Pertamina EP melibatkan warga sekitar kemampuan dan kebutuhan.
“Intinya, keterlibatan warga itu penting. Agar tidak menimbulkan gejolak. Dan ongkos kerja juga sesuai dengan setendart umum seperti warga lain yang sudah ikut dalam pemasangan pipa dari B ke A bulan lalu,” tegas Yantoro.
Sosialisasi itu yang dilaksanakan Balai Desa Kalisumber, Senin (22/10/2012) kemarin itu dihadiri Kepala Desa Kalisumber, M. Yantoro, Humas Pertamina EP, Tiara, perwakilan dari PT MGP, Alek dan Hilman, perangkat desa, badan permusyawaratan desa (BPD), Karangtaruna dan Tokoh masyarakat Desa setempat. (sam/suko)