SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
 Tuban – Belasan mahasiswa dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) cabang Tuban menggelar aksi keprihatinan tentang kondisi pendidikan, di gedung DPRD Kabupaten Tuban, Senin (29/10/2012).
Dalam aksinya, mereka menyampaikan keprihatinan dengan menuliskan realitas pendidikan di “Pohon Harapan Pendidikanâ€. Selanjutnya pohon tersebut diserahkan kepada DPRD Tuban sebagai usulan mengenai bahan kajian.
Aksi yang digelar dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda tersebut, dimaksudkan sebagai seruan moral akan pentingnya keterlibatan pemuda dalam dunia pendidikan. Mereka mengajak pelaku pendidikan agar sama-sama mau berbenah dalam menyelamatkan pendidikan di Tuban yang dianggap memprihatinkan.
“Kami berharap, pendidikan di Tuban harus dibenahi, dan pemuda harus mempunyai andil dalam suksesi pendidikan,” ujar Zainul Arifin, koordinator aksi.
Dia mencontohkan, kondisi pendidikan yang memprihatinkan di Tuban, antara lain banyaknya tenaga pendidik yang kurang kredibel dibidangnya. Bahkan, beberapa sempat disebut pernah melakukan perbuatan yang kurang pantas, seperti adanya beberapa kasus pencabulan yang dilakukan oleh para pendidik.
Lainnya, kasus-kasus kenakalan yang dilakukan pelajar saat ini dianggap sudah masuk dalam taraf mengkhawatirkan, sehingga dalam peringatan Sumpah Pemuda kali ini, mahasiswa mengajak pemuda mau untuk berperan dalam pelaksanaan pendidikan di Tuban. Seperti ikut berpartisipasi dalam penyadaran mental pendidikan di Tuban.
“Kami juga mendengar kabar tentang masuknya Tuban, dengan predikat banyaknya penduduk yang masih buta aksara,” tambah Arif.
Diketahui, massa yang awalnya berkumpul di Gedung Olahraga (GOR) Rangga Jaya Anoraga Tuban, menuliskan beberapa temuan tentang gambaran realitas pendidikan di Tuban. Selain itu, mereka juga memberikan masukan dan kritikan kepada beberapa instansi yang berwenang dalam penyelanggaraan pendidikan.
Saran dan kritik tentang pendidikan yang sudah mereka tulis kemudian mereka tempelkan di sebuah pohon yang mereka sebut dengan Pohon Harapan Pendidikan. Massa kemudian mengarak dan membawa pohon harapan ini ke Gedung DPRD Tuban untuk diserahkan sebagai masukan bahan kajian wakil rakyat tersebut.
“Terima kasih, kami akan berusaha meneruskan apresiasi dari mahasiswa melalui pohon harapan ini,” ujar Supriyanto, sekretaris DPRD Tuban kepada massa aksi. (edp)