SuaraBanyuurip.com – Winarto
Aneh tapi nyata. Seekor ayam jago milik Dasiman (40), warga RT. 35 RW. 07, Dusun Temlokorejo, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, masih bisa bertahan hidup belasan jam meski sudah disembelih. Padahal, darah ayam itu terus mengucur dari lehernya yang hampir putus akibat gorokan pisau.
Dasiman menjelaskan, ayam jago itu dia disembelih Rabu (31/10/2012)pagi sekira pukul 09.00 wib. Namun usia disembelih ayam jago berwarana hitam itu bukannya mati justru berdiri dan masih hidup hingga sekarang.
“Biasanya usai disembelih tak lama kemudian mati. Tapi ini tidak malah masih hidup dan berjalan,” katanya kepada suarabanyuurip.
Dasiman mengaku, ayam jago tersebut disembelih untuk hajatan. Akan tetapi, karena ayam yang disembelih masih hidup, dia terpaksa menyembelih ayam jawa lain miliknya.
“Mau gimana lagi mas, mau nunggu ayamnya ya gak mati-amati,” ujarnya.
Keanehan ayam jago itu mengundang perhatian warga. Tetangga Dasiman maupun warga dari sejumlah desa sekitar Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu, berbondong ingin melihat ayam tersebut.
“Tadi siang sampai sore banyak yang melihat, mas. Bahkan malam tadi juga ada yang masih melihat,” ujar Fuddin salah satu tetangga Dasiman.
Sekarang ini, ayam jago tersebut masih hidup dikandang milik Dasiman. Ayam itu dicampur dengan ayam lain miliknya. Meski tulang lehernya tampak keluar dan darahnya terus menetes, ayam tersebut masih berdiri dan berjalan. (win/suko)