Petani Tuban Tewas Kestrum Jebakan Tikus

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Jebakan tikus berupa kawat strum yang dipasang di areal persawahan memakan korban. Sidi (48), warga Desa Sumberrejo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ditemukan tewas dipematang sawah dengan beberapa luka bakar dibagian badan akibat terkena aliran listrik disawahnya, Senin (5/11/2012) sore kemarin.

Mayat korban pertama kali diketahui adik korban, Darinah (40) ketika akan kesawah miliknya. Saat melintas di sawah kakaknya, saksi merasa curiga melihat sosok yang terbaring di pematang sawah. Saat didekati,  ternyata tubuh yang sudah terbujur kaku tak bernyawa itu adalah Sidi, kakaknya.

Diduga kuat, korban tewas karena kestrum listrik jebakan tikus. Karena tangan korban memegang kabel jebakan tikus.  Saksi yang mengetahui mayat korban itu adalah kakaknya langsung berteriak histeris dan mengundang perhatian warga.

Warga pun langsung berdatangan dan menolong Darinah yang menangis histeris. Kemudian salah satu warga melaporkan kejadian tersebut ke petugas kepolisian. Mendapati laporan warga, petugas langsung melakulan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP) di area persawahan desa setempat. Sedangkan mayat korban langsung dibawa ke puskesmas setempat untuk di visum.

Baca Juga :   Dinkes Jamin Bebas Vaksin Palsu

Dari hasil identifikasi, diketahui Sidi meninggal murni karena tersengat aliran listrik dari kabel yang dia pasang sendiri untuk jebakan toikus disawahnya. 

“Dari hasil identivikasi, korban murni tersengat aliran listrik. Karena tidak ditemukan adanya tanda-tanda penganiayaan,” ujar Kapolsek Widang, Ajun Komisasris Polisi (AKP) Ali Kanafi.

Untuk diketahui, sebagian besar petani yang ada di kecamatan Widang, Kecamatan Plumpang dan Kecamatan Rengel, Tuban, Jawa Timur, menggunakan kabel dan kawat yang dialiri listrik untuk menghalau hama tikus yang menyerang tanaman padi mereka menjelang masa panen. (edp/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *