Pertamina dan BLH Diminta Libatkan Warga

heraing pertamina-warga

SuaraBanyuurip.comEdy Purnomo

Tuban – Wakil Bupati (Wabup) Tuban, Jawa Timur, Noor Nahar Husein minta Badan Lingkungan Hidup (BLH) dan Terminal Transit Utama (TTU) Pertamina Tuban melibatkan warga dalam pengujian kadar udara ditempat yang sekarang dinamakan Terminal Bahan Bakar Minyak Tuban (TBBMT).

Permintaan itu disampaikan wabup dalam hearing (rapat dengar pendapat)  yang diadakan antara Pemkab Tuban, Perwakilan TBBMT, dan sepuluh orang perwakilan dari Desa Tasikharjo dan Desa Remen, Kecamatan Jenu, Kamis (8/11/2012).

“Saya minta, nanti apabila pengukuran ambang batas dilakukan lagi warga sekitar harus dilibatkan,” pinta Noor Nahar Husein kepada sejumlah peserta hearing.

Sebelumnya, dia mengaku belum pernah tahu mengenai permasalahan antara warga dengan TBBMT. Ia baru mengetahui pertama kali dari pemberitaan media.

“Saya baru tahu masalah ini dari pemberitaan media,” ujarnya berkelit mengenai tudingan warga yang menganggap pemerintah kabupaten (Pemkab) Tuban tidak segera turun tangan.

Dia juga menyarankan kepada Pertamina dan warga untuk membicarakan masalah ini bersama. Baik itu mengenai dampak pencemaran udara ataupun jenis kompensasi yang bisa diberikan Pertamina kepada warga yang terkena dampak.

Baca Juga :   PT KAI Minta Pengguna Aset Perbarui Kontrak

Hearing yang dilakukan di kantor Pemkab Tuban itu, sejumlah perwakilan warga menyampaikan keluhan mereka tentang pencemaran udara yang ditimbulkan dari kegiatan di stasiun pengisian bahan bakar  milik Pertamina. Masyarakat merasa resah karena banyaknya gangguan kesehatan yang mulai dirasakan dan meminta agar Pertamina memberikan beberapa kompensasi yang telah disampaikan dalam beberapa kali aksi yang mereka gelar.

“Kami minta bapak (wakil bupati) membantu kami dan mendesak kepada Pertamina untuk memberikan apa yang menjadi hak kami,” kata Damuri, salah satu perwakilan warga saat hearing.

Hadir dalam hearing, perwakilan warga dari Desa Remen dan Desa Tasikharjo, Wakil Bupati Tuban, kepala Badan Lingkungan Hidup, perwakilan dari Pertamina. Sedangkan ratusan massa dari dua desa menunggu hasil hearing didepan Pemkab Tuban. (edp/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *