SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – PT Pertamina Eskplorasi dan Produksi (EP), pengelola sumur migas Tiung Biru (TBR)-A,B dan C Blok Gundih di Desa Kalisumber, Kecamatan Tambakrejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, segera melakukan komunikasi dengan warga sekitar TBR yang telah melakukan pengahadangan mobil tanki pengangkut minyak dari lokasi pemboran.
Hubungan masyarakat (Humas) Pertamina EP, Tiara mengaku bakal melakukan komunikasi kepada warga yang melakukan penghadangan lima truk tangki milik kontraktor Pertamina EP agar dapat mengetahui duduk persoalaan yang tengah terjadi di pemboran sumur TBR-A.
“Secepatnya kita akan berkomunikasi dengan warga untuk mengetahui yang menjadi ganjalan warga sehingga bisa dicarikan solusi bersama untuk menyelesaikan permasalahan itu,†kata Tiara melalui pesan pendeknya, Kamis (08/11/2012).
Dia berharap, agar warga bisa diajak komunikasi dengan baik untuk menyelesaikan miskomunikasi yang terjadi saat ini.
” Sepanjang semuanya saling menyadari pasti akan ada jalan keluar terbaik bagi kedua belah pihak. Sehingga proyek di TBR bisa berjalan sesuai harapan bersama,” imbuh tiara.
Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan warga memblokade pintu Sumur Migas TBR-A karena merasa dipersulit dalam persyaratan keterilibatan jasa angkutan . Karena itu, warga melarang truk tanki milik Pertamina EP beraktifitas mengirim minyak mentah ke wilayah Cepu, Kabupaten Blora, Jawa tengah. (sam/suko)