Berharap Bupati Terpilih Tidak Menggusur PKL

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro– Pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Bojonegoro, Jawa Timur yang berlangsung, Sabtu (10/11/2012), memberikan harapan besar kepada masyarakat. Warga berharap siapapun pemimpin yang terpilih nanti bisa mensejahterakan dan memajukan Bojonegoro.

Endang (50), salah satu pedagang kaki lima (PKL), misalnya, berharap siapapun calon yang terpilih nanti dapat melindungi semua PKL yang ada di Bojonegoro.

“Saya ingin Bupati yang baru nanti tidak mengusir kami. Karena bagaimanapun juga saya dan suami cari uang dari hasil jualan pecel dan kopi ini,” kata ibu 3 anak ini yang berjualan di trotoar Jalan Teuku Umar Bojonegoro.

Selain itu, wanita yang sudah hampir 25 tahun mencari nafkah sebagai PKL itu, juga menggantungkan harapan besar kepada pemimpin Bojonegoro nantinya untuk tidak ingkar janji, khususnya dalam meringankan beban biaya pendaftaran ulang sekolah. Sebab biaya tersebut dirasa berat meskipun biaya sekolah tidak terlalu mahal.

“Selama ini tiap pendaftaran ulang hampir Rp 1 juta bahkan lebih. Sedangkan penghasilan saya kurang mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari,”ungkapnya.

Baca Juga :   Desak Dewan Pertemukan Penggarap Lahan

Terpisah, Ketua Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Bojonegoro, Abdul Rokhim mengingatkan, dalam Pemilukada Bojonegoro ada tiga hal yang harus diperhatikan. Yakni  pemahaman masyarakat tentang kapabilitas masing-masing calon yang maju dalam Pemukada. Sebab saat ini masyarakat  sangat awam atau dibutakan oleh kondisi politik.

“Dan catatan kami, yang miskin dilarang jadi Bupati,”tukasnya.

Dia berharap, Bupati terpilih nantinya harus bisa meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada.

“Yang jelas mengerti kebutuhan dan kondisi masyarakat saat ini,” pungkas Abdul Rokhim. (rin/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *