SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Nasib tragis menimpa Kurnianto (20, dan Andi (20), keduanya asal Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Keduanya tewas setelah dilindas bus pariwisata di jalur Pantura Tuban, di kawasan Desa Tunah, Kecamatan Semanding, Tuban, Kamis (15/11/2012) malam.
Ada dugaan kedua pemuda ini bermaksud mengikuti puncak acara Haul Sunan Bonang di alun-alun Tuban. Namun, nyawanya melayang sebelum sampai di tempat tujuan akibat kecelakaan tersebut.
Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian menyebutkan, kala itu kedua pemuda ini berboncengan menuju kota Tuban dari arah selatan. Saat memasuki jalanan di Desa Tunah motor yang dikemudikan Andi membonceng Kurnianto, bersenggolan dengan motor lain dari arah sama. Akibatnya kendaraan bernomor polisi S 2988 HT itu oleh dan terjatuh di tengah jalan.
Sialnya dari arah berlawanan muncul bus pariwisata yang dikemudikan, Sukirno (47), warga Desa Ngunut, Kecamatan Karanganyar, Salatiga, Jawa Tengah. Bus bernopol AA 1544 CD itu tak bisa menghindari jatuhnya motor secara mendadak tersebut. Kendaraan yang sedianya melaju ke arah Suarabaya itu langsung melindas kedua bocah malang itu.
“Saya bermaksud menyalip waktu itu, dan melihat motor itu sudah dalam keadaan terjatuh,” ujar  Sukirno.
Akibat insiden ini, jalur Pantura diketahui sempat macet beberapa kilometer. Beruntung petugas Satlantas dari Polres Tuban yang datang langsung bertindak untuk mengurai kemacetan. Mereka  langsung melakukan evakuasi serta identivikasi untuk memastikan sebab kecelakaan lainnya. (edp/tbu)