Proyek Drainase Dikeluhkan Warga

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Proyek pengerukan drainase di Jalan Gotong Royong, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur  dikeluhkan warga karena menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Kemacetan terjadi hampir setiap hari, karena pengerukan di sebelah timur jalan raya itu memakan hampir separuh badan jalan. Selain terdapat eskavator yang mengeruk drainase, tumpukan material juga memenuhi sepanjang jalan.

“Setiap hari macet, Mas. Terutama pagi dan siang hari saat banyak kendaraan yang hendak menuju pasar Babat,“ kata Saeful, salah satu warga Jalan Gotong Royong, Kamis (13/11/2014).

Sejumlah warga mengatakan, kemacetan panjang selalu terjadi karena tidak ada petugas dari Polsek Babat, maupun Trantibum Kecamatan Babat yang berjaga di lokasi proyek. “Hanya sesekali pegawai kelurahan yang memantau pengerukan drainase yang terlihat,“ ujarnya.

Lurah Babat, Nur Wachit, dikonfirmasi Suarabanyuurip.com mengatakan, pembangunan drainase merupakan proyek kontraktual.  “Saya dan staf kelurahan sering berada di lokasi karena sebatas tanggung jawab karena pengerukan drainase berada di wilayah kami. Tapi tentu tidak bisa mengawal setiap hari, karena juga harus menjalankan tugas di kantor, “ cetusnya.

Baca Juga :   LBH Kinasih Bawa Kasus KDRT Blora ke Komnas Perempuan

Jalan Raya Gotong Royong sendiri merupakan jalan strategis di Kecamatan Babat. Akses jalan raya ini menghubungkan jalan nasional menuju pertigaan Pasar Babat arah Bojonegoro-Jombang-Tuban. Tidak heran bila setiap hari jalan ini banyak dilewati motor, mobil, dan truk. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *