SuaraBanyuurip.com – Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Operator Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), telah melakukan pengeboran miring di wilayah operasinya Lapangan Sukowati.
“Pengeboran miring saat ini sedang kita lakukan,” demikian kata Field Admin Superintendant JOB P-PEJ, Hananto Aji.
Dia mengungkapkan, pengeboran miring sebagai salah satu upaya menggenjot jumlah produksi minyak dan gas bumi (migas) di semua wilayahnya. Khususnya untuk mengetahui jumlah cadangan pengembang Lapangan Sukowati berikutnya.
“Tingkat kemiringannya sekitar 40 derajat lebih,” jelasnya.
Hanya saja, teknik pengeboran miring dinilai membutuhkan biaya lebih tinggi. Yakni menembus USD50.000 AS. “Nilai sewa peralatannya sekitar itu setiap tahunnya dan kita sewa dari perusahaan penyedia alat drilling (pengeboran),” ujar dia.
Adapun tingginya cost pengeboran miring karena disebabkan penambahan pipa yang lebih panjang. Teknik tersebut berbeda dibanding pengeboran lurus yang langsung ke bawah.
Hananto menambahkan, pengeboran itu dilakukan selama proses kegiatan eksploitasi masih berlangsung.Â
Sementara itu, mengenai progres pengembangan Well Pad C pihaknya mengaku, masih melakukan kajian teknis. Hal itu lantaran ada beberapa kendala. “Yang kita incar itu sebenarnya di belakang pada salah satu hotel Bojonegoro tapi masih kita tinjau kembali,” ungkapnya.
Dia menuturkan, selain membutuhkan 4,5 hektare lahan yang dibebaskan juga jarak dari pemukiman warga paling tidak sekitar 150 meter. “Ada opsi disejumlah tempat lain, namun statusnya RDRTK-nya masih belum sepenuhnya untuk industri migas modern,” pungkasnya. (roz)