Asap Pembakaran Uji Produksi Diresahkan Warga

uji job

SuaraBanyuurip.com  Ainur Rofik

 Bojonegoro – Warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur saat ini resah, menyusul pembakakan dalam uji kandungan produksi sumur Well Pad B Sukowati yang dilakukan Joint Operating Body Pertamina PetroChina Est Java (JOB P-PEJ), Rabu (21/11/2012).

Keresahan warga RT 05 desa setempat itu kian menjadi setelah uji pembakaran tersebut memunculkan kepulan asap hitam. Mereka khawatir jika asap hitam yang membumbung itu, akan mengganggu kesehatan.

Sejumlah warga setempat yang ditemui SuaraBanyuurip.com menyatakan, mereka mengaku belum ada pemberitahuan tentang kegiatan yang dilakukan operator sumur Sukowati, Blok Tuban tersebut. Akibatnya, begitu ada bumbungan asap tebal, warga pada ke luar rumah dengan segala kecemasannya.

Salah satu warga RT 5 Desa Ngampel, Darsi, mengatakan, dia bersama para tetangganya resah karena sebelum melakukan pembakaran uji kandungan potensi gas, tidak ada informasi. Bahkan tak menerima pemberitahuan mengenai kegiatan tersebut.

“Ya jelas resah, takut jika asap tersebut berdampak pada kesehatan saya, dan keluarga saya maupun warga sekitar,” ujar Darsi.  

Baca Juga :   SKK Migas Beberkan 5 Faktor Pengaruhi Pasar Minyak Dunia Hingga 2023

Warga berharap, sebelum melakukan pembakaran warga diberi tahu akan rencana tersebut. Termasuk juga diberi informasi tentang dampak pembakaran.

“Paling tidak kita diberi tahu dampak dari pembakaran uji potensi akan bahaya apa tidak,” tambah Darsi.

Sementara itu, Field Admin Superintendant JOB P-PEJ, Hananto Aji, mengatakan, sebelum melakukan uji kandungan potensi gas pihaknya sudah memberitaukan melalui surat tertulis sekitar seminggu yang lalu kepada pemerintah setempat. Isinya tentang informasi dan memberitahu akan rencana kegiatan tersebut.

“Kita sudah memberikan surat tertulis tentang rencana pembakaran guna uji kandungan produksi gas, sekitar seminggu yang lalu,” ujar Hananto aji.

Dia katakan, kepulan asap dari pembakaran uji kandungan gas tersebut tidak bahaya karena kepulan asap tersebut diakibatkan dari solar. Tujuan dari pembakaran untuk pembersihan di sumur 17 Pad B sebelum uji kandungan produksi gas. (rof)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *