FKKL : Rekin Setengah Hati Kerjakan EPC-5

SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko

Bojonegoro- Para pengusaha lokal Bojonegoro yang tergabung dalam Forum Komunikasi Kontraktor Lokal (FKKL), menilai  PT Rekayasa Industri (Rekind), kontraktor Engineering Procurement and Construction (EPC)- 5 sumur minyak Banyuurip, Blok Cepu setengah hati mengerjakan proyek tersebut. Padahal proyek pengembangan untuk produksi puncak sebanyak  165.000 barel per hari itu, harus selesai dikerjakan sesuai target yang ditentukan pemerintah pada tahun 2014 mendatang.

“Waktu hanya dua tahun apakah mampu menyelesaikan jika kerjanya setengah hati seperti ini. Andaikan bisa saya yakin kualitasnya tidak akan maksimal,” kata Sekretaris FKKL, Supolo, saat dihubungi via teleponnya, Kamis (22/11/2012).

Dia jelaskan, pekerjaan awal play over yang dilakukan beberapa waktu lalu saat ini sudah berhenti lagi. Hal itu sebagai bukti kesetengahhatian kontraktor dari operator Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL) tersebut.

“Jika pekerjaan sudah dimulai, seharusnya langsung tanpa tersendat. Karena, ini (proyek EPC) tender bersekala besar tidak skala ecek-ecek. Jadi pelaksanaannya harus yang profesional agar sesuai target yang diinginkan pemerintah,” tegas Supolo.

Baca Juga :   DPRD Bojonegoro Agendakan Undang PGN dan HK terkait Proyek Jargas

Dia tambahkan, apabila proyek EPC-5 penyelesaian tidak sesuai target, dan akan menghambat puncak produksi siapa yang harus bertanggungjawab jika disalahkan pemerintah. Apakah Rekind atau MCL?

Humas PT Rekind, Herman Susatyo, hingga berita ini ditulis belum berhasil dimintai klarifikasi terkait statemen FKKL tersebut. Upaya konfirmasi melalui telepon maupun pesan pendek pada hari, Kamis (22/11/2012), juga belum mendapat jawaban. (sam)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *