SuaraBanyuurip.com – Ririn Wedia
Bojonegoro – Petani asal Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Subakir, mengeluhkan kondisi tanaman pertaniannya yang mati tanpa sebab.
Padahal tanaman yang berada di sawah yang terletak di belakang pagar Pad B, Lapangan Sukowati, Blok Tuban, terlihat mendapatkan pengairan yang cukup dan tidak mengalami puso meski masih dalam kondisi kemarau.
“Saya mengairi sawah ini dari sumber yang ada di lokasi Pad B,” kata Bakir, sapaan akrabnya.
Menurut pengakuan pria bertubuh kekar ini, dua bulan yang lalu, kondisi sawah seluas 2.300 meter persegi miliknya masih bisa ditanami padi seperti sawah lainnya. Namun, tiba-tiba tanamannya tidak bisa tumbuh tinggi, bahkan sebagian besar mati.
“Saya belum tahu, penyebabnya apa,” pungkasnya.
Sementara itu, Legal and Relations Pertamina EP Asset 4, Angga Arya, saat dikonfirmasi mengenai hal ini mengaku belum mengetahuinya.
“Kami belum ada laporan dari petani,” ujarnya singkat.(rien)