Macet Kendaraan di Jalur Bojonegoro-Cepu Berkurang

kalitidu

SuaraBanyuurip.comAthok Much Nur Rozaqi

Bojonegoro – Kepadatan arus kendaraan di ruas jalan raya Bojonegoro-Cepu mulai berkurang, setelah pengiriman tanah pedel (tanah urug) ke lokasi proyek Engginering Procurement, and Constructions (EPC) 1, sumur migas Banyuurip, Blok Cepu berkurang.

Sejumlah warga di wilayah Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur yang ditemui SuaraBanyuurip.com menyatakan, berkurangnya kepadatan kendaraan pengangkut material proyek berpengaruh terhadap kemacetan arus kendaraan.  

“Sudah tidak begitu macet.Tidak seperti dulu awal-awal pas ada dump truck macetnya seperti dikota besar,” kata Welas, pria yang bekerja sebagai pengayuh becak asal Desa Jelu, Kecamatan Kalitidu, Bojonegoro, Jumat (23/11/2012).

Menurut dia, kemacetan ketika itu sering terjadi di beberapa titik tertentu. Misalnya, di sekitar  pasar Kalitidu khususnya pada jam dimana masyarakat mulai beraktivitas.

“Biasanya jam tujuh sampai jam sepuluh pagi, sekarang hanya kendaraan-kendaraan besar saja yang agak sedikit bikin macet,” pungkas dia.

Dikonfirmasi secara terpisah Community and Manager PT Tripatra Engginers and Constructors – PT Samsung, kontraktor proyek EPC-1 sumur Banyuurip, Blok Cepu, Budy Karyawan, mengatakan, setelah pengurukan ada beberapa pengerjaan lain yang akan dilakukan. Diantaranya, pengerjaan pancang, drainase, dan sebagainya.

Baca Juga :   Produksi Minyak Blok Cepu Dihentikan Sementara

Sementara itu, mengenai adanya jumlah armada truk yang mengangkut peralatan berat, menurut Budi, kendaraan tersebut merupakan pengangkut material jalan basecourse.

“Tapi jumlahnya tidak sebanyak dump truck pedel,” ungkap Budy Karyawan. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *