SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Sarmidik,(45), tukang becak wisata Sunan Bonang asal Desa Kedungprimpen, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan tewas ditrotoar Jalan KH Mustain, Tuban, Jawa Timur, Jumat (23/11/2012) sekira pukul 11.30 WIB. Sesuai keterangan polisi, kematian korban diduga akibat penyakit epilepsy yang dideritanya.
Informasi yang didapat Suara Banyuurip, sebelum tewas korban terlihat mengantar penumpang yang akan berziarah di makam Sunan Bonang. Seperti biasa, setelah mengantar penumpangnya, korban bermaksud kembali ketempat mangkal yang ada di terminal wisata Sunan Bonang di Jalan AKBP Suroko.
Namun, dalam perjalanannya itu, tepatnya dipertengahan Jalan KH Mustain, Sarmidik mendadak berhenti untuk beristirahat dan bermaksud bersandar dipohon. Tapi korban tak mampu menahan badannya dan langsung jatuh dengan kepala membentur trotoar.
“Teman-teman yang melihat langsung berdatangan untuk menolong. Tapi Sarmidik sudah tidak bernapas,” terang Warsito (33), salah satu tukang becak.
Melihat itu, teman seprofesinya langsung melaporkan kejadian itu ke petugas kepolisian. Tak lama berselang polisi datang kelokasi kejadian dan langsung melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi yang melihat.
Dari hasil pengakuan rekan korban kepada polisi, Sarmidik pernah mengeluhkan sakit sejenis epilepsi yang dideritanya. Sakit itu kerap kambuh sewaktu-waktu.
“Sebelumnya dia mengaku menderita penyakit epilepsi,” ujar salah satu teman Sarmidik saat dimintai keterangan.
Setelah melakukan olah TKP, petugas kemudian membawa jenazah ke RSUD Dr R Koesma untuk menjalani otopsi. Guna mengetahui kepastian meninggalnya tukang becak malang ini. Saat berita ini ditulis, Sarmidik diketahui masih berada di kamar jenazah RSUD Dr R Koesma Tuban. (edp/suko)