SuaraBanyuurip.com – Samian Sasongko
Bojonegoro – Nasip sial menimpa Yatmo dan Yusnia, warga RT/RW 20/02, Desa Ngantru, Kecamatan Ngasem, Bojonegoro, Jawa-Timur. Rumah dua warga itu ludes dilalap api, Selasa (27/11/2012) sekira pukul 15.00 WIB.
Kepala Desa (Kades) Ngantru, Yasono mengatakan, kebakaran rumah itu diduga akibat konsleting aliran listrik di rumah Yatmo. Aliran listrik itu mengeluarkan percikan api dan kemudian membakar salah satu barang di rumah tersebut.
Dia mengungkapkan, saat itu rumah dalam kondisi sepi sehingga kobaran api tidak dikethui pemiliknya. Api terus membesar dan kemudian merembet membakar rumah Yusnia yang berada dempetan dengan rumah Yatmo.
Tak hanya itu, lanjut Yasono, si jago merah juga menyambar satu rumah warga lainnya. Namun tidak sampai luluh lantak terbakar. Hanya separuh rumah yang terbakar. Untungnya tak ada korban jiwa dalam kebaran tersebut.
â€Setelah api membesar baru warga mengetahuinya,†kata Yasono menerangkan.
Warga kemudian beramai-ramai mengambil air disumur terdekat untuk mencoba madamkan kobaran api. Setelah sejam kemudian akhirnya api berhasil dipadamkan.
â€Sekitar pukul empat (16.00 WIB) apinya baru bisa dipadamkan,†ujarnya.
Akibat insiden ini  kerugian ditaksir mencapai sekira Rp. 40 juta. Dengan rincian, kerugian Yatmo sekira Rp. 30 juta dan Yusnia sejumlah Rp. 10 juta. (sam/suko)