Pemilik Lahan Tutup Jalan Proyek Blok Cepu

SuaraBanyuurip.comSamian Sasongko

Bojonegoro – Jalan security track di sekitar well pad C Banyuurip, Blok Cepu yang tengah dikerjakan PT. Tripatra Engineers & Constructors, ditutup warga pemilik lahan sejak Senin (26/11/2012).  Penutupan itu dilakukan karena ada lahan milik warga yang sudah dibebaskan untuk proyek engineering, procurement and construction (EPC) belum ada penyelesaiannya dengan pemiliknya hingga saat ini.

Penutupan jalan security track itu dilakukan Ngadi, warga RT/RW 34/07, Dusun Temlokorejo, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Dia memasang bambu melintang ditengah jalan disekitar well pad C. Selain itu Ngadi juga memasang tulisan dalam sobekan kardus yang berisi larangan mengerjakan proyek sampai ada penyelesaian lahannya yang dibebaskan.

Ngadi, ketika ditemui SuaraBanyuurip mengaku, penutupan jalan yang dilakukan itu tak bermasud untuk menghambat pelaksanaan proyek. Namun, hanya ingin minta kejelasan lahannya yang sudah digunakan untuk kepentingan proyek. Karena pembebasan lahan miliknya hingga saat ini belum ada penyelesaiannya.

“Saya tidak tau persis berapa luas lahan saya yang digunakan untuk jalan ini (security track). Karena, saat pengukuran saya tidak diajak. Kemungkinan saja kalau 40 meteran persegi ada, Mas,” kata Ngadi mengungkapkan.

Baca Juga :   SKK Migas Tunggu Langkah MCL

Dia menyatakan, akan membuka patok bambu itu asalkan tanahnya yang sudah terpakai untuk jalan proyek migas Blok Cepu itu diganti. Sebab, lahannya seluas kurang lebih 40 meter persegi yang ditukar guling dengan lahan milik Suntoro di Dusun Dangkep, Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu, melalui calo itu diambil pemiliknya lagi.Padahal lahan itu sudah dia garap selama semusim.

“Jadi saya juga minta lahan saya yang sudah dipakai proyek juga dikembalikan atau dicarikan pengganti lagi. Kalau tidak ya aku tutup,” tegas Ngadi.

Field Public and Government Manager MCL, Rexy Mawardijaya, menyatakan, akan melakukan pengecekan lahan tersebut. “Terima kasih infonya, besuk saya akan cek status tanahnya dengan tim tanah,” tegas Rexy melalui pesan pendek (27/11/2012).(sam/suko)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *