Tim Optimalisasi Konten Lokal Warning Pertamina EP

rapat konten lokal

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro – Tim Optimalisasi Kandungan Lokal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, memberikan warning (peringatan) kepada  PT. Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) karena berulang kali tidak hadir dalam rapat rutin evaluasi kegiatan migas yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali. Sebab rapat yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali itu dinilai sangat penting karena membahas perkembangan kegiatan migas yang dilaksanakan masing-masing operator.

Sekretaris Tim Optimalisasi Kandungan Lokal, Nono Purwanto yang memimpin rapat terlihat kecewa ketika mengabsen satu persatu seluruh undangan yang hadir ternyata operator Sumur Tiung Biru, Blok Gundih, Pertamina EP beserta kontraktornya tidak berada di ruangan.

“Saya menyayangkan sikap Pertamina EP yang seakan menyepelekan rapat ini. Sebab selain tidak hadir mereka juga tidak ada laporan tertulis yang masuk kepada kami,” tegas Nono Purwanto saat rapat berlangsung di Ruang Batik Madrim Lantai II Pemkab Bojonegoro, Rabu (28/11/2012).

Padahal, kata dia, sebelumnya Tim Optimalisasi Kandungan Lokal sudah mengirimkan undangan kepada semua operator dan kontraktornya beberapa hari sebelum rapat dilaksanakan. Selain itu, dari semua undangan, baik operator Blok Cepu, Mobil Cepu Limited bersama kontraktornya pelaksana proyek engeineering, procurement and construction (EPC) 2  dan 5 Banyuurip, serta Blok Tuban yaitu Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) bersedia hadir.

Baca Juga :   Buser Sita 2.500 Liter Solar Ilegal

Dia mencontohkan, seperti kontraktor EPC 1, PT Tripatra yang tidak hadir dalam rapat hari ini namun mereka mengajukan surat permohonan ijin sehingga Tim Optimalisasi Kandungan Lokal mengtahui alasannya. Bahkan Tripatra juga sudah memberikan laporan lengkap seperti yang kita minta.

”Tapi Pertamina tidak. Sudah tidak ada ijin, juga tidak ada laporan. Kalau begini caranya bagaiman kami tahu perkembangan proyeknya sudah tahap apa,” tandas pria yang juga Sekretaris Tim Optimalisasi Kandungan Lokal.

Nono mengaku sudah berulangkali meminta kesadaran semua operator dan kontraktornya agar mau menghadiri rapat evaluasi untuk  mengetahui sejauh mana perkembangan proyek migas di Kabupaten Bojonegoro ini.

“Kita akan membuka secara lebar-lebar informasi tentang isi dari rapat ini untuk disampaikan kepada semua media dan website resmi milik Pemkab agar masyarakat luas tahu bagaimana dan apa yang sudah dilakukan dalam kegiatan proyek migas,” kata Nono.

Nono berjanji, akan memberikan teguran keras kepada Pertamina EP yang terkesan tertutup dan tidak memberikan laporan. Dia berharap, pada pertemuan minggu depan tidak ada satupun yang absen.

Baca Juga :   SKK Migas Perwakilan Siap Berkoordinasi dengan Pengganti Rudi

“ Sebab sikap Pertamina sudah tidak patut sama sekali,” pungkasnya.

Dikonfimasi terpisah, Manager Humas Pertamina EP, Agus Amperiyanto ketika dikonfirmasi melalui pesan pendek belum memberikan balasan. Ketika ditelepon terdengar nada sambung tapi tidak diangkat. (rin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *