SuaraBanyuurip.com – Totok Martono
Lamongan – Tingkat kunjungan balita ke pos pelayanan terpadu (Posyandu) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, sampai hingga akhir Oktober 2012 mencapai 73,237 persen. Dari 91.983 balita, sebanyak 67.366 balita rutin memanfaatkan fasilitas di Posyandu.
Tingginya angka kunjungan itu menunjukkan revitalisasi posyandu cukup berhasil di Lamongan. Sebab tingkat kunjungan tersebut diatas target yang ditetapkan yakni sebesar 72 persen.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Fida Nuraida melalui Kabag Humas dan Infokom Lamongan, Mohammad Zamroni mengatakan, tingginya tingkat kunjungan ini membuktikan jika kesadaran masyarakat Lamongan akan pentingnya Posyandu bagi balita terus meningkat.
“Ini akan semakin memudahkan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan balita disini,†kata Mohammad Zamroni.
Sesaui data yang ada, kata dia, dari total 67.366 balita yang dibawa ke Posyandu, sebanyak 51.173 anak diantaranya berat badannya naik. Sementara 11.405 balita lainnya berat badannya mengalami penurunan.
 “Justru dengan mengetahui adanya balita yang mengalami penurunan berat badan saat dibawa ke Posyandu, kami bisa melakukan diagnosis dan penanganan. Sehingga saat kegiatan di Posyandu, balita diberikan pelayanan kesehatan seperti penimbangan, imunisasi dan penyuluhan gizi serta pemberian asupan makanan tambahan, “ ujarnya.
Dari pantauan SuaraBanyuurip, disetiap desa di Lamongan para ibu-ibu senantiasa antusias membawa balitanya dalam kegiatan Posyandu yang diadakan setiap bulan. Apalagi, hampir setiap desa di Lamongan juga sudah dibangun Polindes yang representatif dengan tenaga medis bidan dan mantri. Sarana yang representatif dan tenaga kesehatan yang memadai akan lebih meningkatkan kwalitas kesehatan masyarakat, khususnya ibu dan anak (tok)