46.000 Penduduk Lamongan Buta Huruf

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan – Sedikitnya 46.000 warga Kabupaten Lamongan, Jawa Timur masih menderita buta aksara. Mereka berusia antara 15 tahun hingga 50 tahun yang tersebar di desa-desa.  

Kendati angka warga buta huruf tersebut tinggi, namun Bupati Lamongan, Fadeli, menerima penghargaan Anugera Aksara 2012 dari Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, atas kepeduliannya dalam program Melek Aksara.  Pemkab Lamongan berhasil menekan angka orang tak bisa baca tulis dari 115 orang di tahun 2011 menjadi 46.000 orang.  

Tahun ini Lamongan sukses turunkan angka buta huruf usia 15-50 tahun menjadi 46 ribu orang dari yang sebelumnya mencapai 115 ribu. Komitmen peningkatan warga melek huruf ini membawa Bupati Fadeli meraih penghargaan Anugerah Aksara 2012 dari Gubernur Jatim Soekarwo.

“Oleh Bapak Gubernur, Lamongan dinilai memiliki kinerja dan kepedulian yang tinggi dalam upaya penuntasa buta aksara. Sehingga menerima Anugerah Aksara 2012 pada tanggal 1 Desember lalu, “ ungkap Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Lamongan, Agus Suyanto, melalui Kasi Pemberitaan Humas, Arif Bakhtiar, Senin (3/12/2012).

Baca Juga :   Panitia Dibubarkan Pilkades Diulang

Salah satu faktor sukses Lamongan menurunkan angka buta huruf adalah melalui program Keaksaraan Fungsional (KF). Yakni kerjasama dengan PKK, Dharwa Wanita Persatuan, dan Ormas seperti Aisyiyah, dan Muslimat NU yang membuka kelompok warga belajar di masing-masing desa.

Untuk meningkatkan motivasi tutor KF dan keikutsertaan warga dalam mengikuti pembelajaran, Dinas Pendidikan menggelar lomba. Seperti lomba antar tutor KF, lomba warga belajar peserta Paket A, B, dan Paket C, serta lomba antarwarga belajar peserta KF.

”Kami juga memberikan pelatihan pada tutor KF untuk meningkatkan mutu pendidikan yang diberikan. Warga peserta tidak hanya diberikan kemampuan baca tulis dan hitung namun juga diberi bekal keterampilan menjahit, “ imbuh dia. (tok)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *