BUMD Bojonegoro Tunggu Hasil Seismik Blok Nona

SuaraBanyuurip.com Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro – Tidak hanya wilayah industri migas Blok Cepu, dan Blok Tuban, BUMD milik  Pemkab Bojonegoro, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), mulai melirik potensi migas Blok Nona di wilayah bagian selatan Kabupaten Bojonegoro.

Direktur Utama PT BBS, Deddy Affidick, menyatakan, perkembangan Blok Nona masih tahap seismik. Sehingga, berapa jumlah potensi kandungannya belum bisa dihitung dengan pasti.

“Seismik itu masih sebatas tahap-tahap pencarian kandungan, dan cadangan minyak, maupun gasnya,” ujar Deddy Affidick.

Lebih lanjut, pria yang sudah puluhan tahun bergelut di industri perminyakan itu menuturkan, kalaupun Pertamina Eksploirasi dan Eksploitasi (EP), selaku operator sudah membeberkan jumlah potensi kandungannya, BBS baru bersedia menyatakan minatnya untuk bekerja sama.

“Kita lihat saja perkembangannya, kalau sudah pasti diketahui baru kita merapat kesana,” ungkap Deddy.

Sebelumnya, Manager Humas Pertamina EP, Agus Amperianto, menyatakan, telah melakukan kegiatan seismik di wilayah Blok Nona. Baik menggunakan metode 2D maupun 3D. Blok tersebut membentang dari beberapa kabupaten di Jawa Timur. Diantaranya, Bojonegoro, Lamongan, Gresik, Mojokerto, dan Kabupaten Jombang.

Baca Juga :   SKK Migas Melakukan First Cut Fabrikasi 2 Proyek Migas

Sedangkan khusus di Bojonegoro, sedikitnya ada tujuh kecamatan yang masuk Blok Nona. Diantaranya, Kecamatan Kedungadem, Temayang, Sugihwaras, Kepohbaru, Gondang, Baureno, dan Kecamatan Sumberrejo. (roz)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *