SuaraBanyuurip.com -Â Athok Moch Nur Rozaqy
Bojonegoro- Â PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), salah satu BUMD milik Pemkab Bojonegoro optimis mampu menyelesaikan pekerjaan proyek gas suar flare di Lapangan Sukowati, Blok Tuban, di Dusun Plosolanang, Desa Campurejo, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.
Selain itu, proyek tersebut tidak berpengaruh kepada kontrak yang tertuang dalam Surat Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG), sebagaimana yang telah disepakati dengan Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ), selaku operator Lapangan Sukowati.
“Kontrak tersebut hanya acuan untuk batas waktu bahwa BUMD mampu mengerjakan. Kita akan tunjukkan itu,”ungkap Direktur Utama PT BBS, Deddy Affidick, kepada SuaraBanyuurip.com
Menurutnya, progres pekerjaan tersebut dilakukan secara bertahap. Diantaranya, pemesanan peralatan penunjang infrastruktur yang dilakukan di dua tempat berbeda. Sebab, sebagian terdapat peralatan produksi yang harus dipesan secara khusus, dan dirakit di tempat pemesanan tersebut.
“Peralatannya tidak dirakit disini, makanya di lokasi terkesan tidak ada aktivitas,” ucap Deddy seraya menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya akan segera mengurus Upaya Kelola Lingkungan – Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL).
“Mudah-mudahan sekalian sosialisasinya juga,” katanya.
Deddy menuturkan, sosialisasi yang dilakukan PT BBS bukan hanya pemberitahuan, atau sifatnya permisi ke warga. Lebih dari itu merupakan upaya pelibatan masyarakat lokal dengan cara memaparkan peluang usaha dan kerja.
Untuk diketahui SPJBG sudah disetujui oleh BP-Migas pada tanggal 5 Maret 2012. Sementara, BBS punya tenggang waktu sekitar 8 bulan untuk pengerjaan konstruksi. Kesepakatan yang tertuang dalam SPJBG tersebut dinyatakan akan selesai pada bulan Agustus tahun 2013. (roz)
Â