PT MMP Bantah Minta Tebusan Sertifikat Security

PT MMP

SuaraBanyuurip.com – Ririn W

Bojonegoro – PT Multi Metro Powerindo (MMP) membantah jika dikabarkan meminta ratusan tenaga security-nya untuk menebus sertifikat hingga Rp3.000.000 per orang. Para tenaga Satpam tersebut telah mendapatkan pelatihan dari MMP dengan dua sertifikat, yakni Garda Pratama, dan HSE yang diakui secara internasional.    

“Kami tidak meminta mereka menebus apapun, kami ikhlas memberikan pendidikan dan sertifikat itu. Hanya saja, meskipun diberhentikan bukan berarti diputus kontrak. Nantinya jika ada yang membutuhkan tenaga ya kami berikan, dan mereka bisa bekerja, meski tidak semua,” kata Diretur Utama MMP, Budi Indianto, saat dikonfirmasi SuaraBanyuurip.com, Senin (9/12/2012).

Menurut Budi, diberhentikannya ratusan security di MMP karena tidak adanya dukungan dari BP Migas dan Pemerintah Pusat, terhadap keterlibatan konten lokal yakni pemuda di sekitar Ring 1 Lapangan Banyuurip, Blok Cepu yang dioperatori oleh Mobil Cepu Ltd (MCL).

“Makanya BP Migas dibubarkan, itu salah satu bukti ketidakmampuan mereka melindungi hak-hak masyarakat Bojonegoro,” tegas Budi Indianto.

Dia saat ini meminta lembaga pengganti BP Migas, yaitu SKS Migas untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang ada. Yaitu ketidakpedulian pihak MCL kepada konten lokal dengan tidak melibatkan security yang sudah berada di bawah naungan MMP.

Baca Juga :   Kompolnas Pantau Kinerja Tim Investigas Polri Usut Tragedi Kanjuruhan

“Di PT MMP mereka kami beri pelatihan dan pendidikan. Itu diakui secara internasional, tapi kenapa MCL dan kontraktornya tidak juga ada titik temu,” tukasnya.

Terpisah, Bupati Bojonegoro, Suyoto, ketika mengetahui informasi tersebut belum bisa berkomentar banyak dengan alasan belum mendapatkan laporan secara resmi.

” Saya baru tahu ada kabar tersebut, nanti saja kalau ada kepastiannya,”sergahnya saat ditemui di kantornya. (rien)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *