Sopir DT Tuban Sepakat Ikuti Inspeksi Ulang

SuaraBanyuurip.comRirin W

Bojonegoro – PT. Rekayasa Industri (Rekind) – Hutama Karya (HK), mengumpulkan belasan sopir dump truk (DT) yang terlibat dalam pengangkutan tanah urug proyek engineering, procurement and constructor (EPC) 5 Banyuurip, Blok Cepu, untuk membahas permasalahan penghadangan pengambilan pedel oleh warga lokal Desa Punggurejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Sebab penghadangan itu bukan hanya berdampak pada pengiriman tanah pedel untuk proyek EPC 5 Banyuurip, akan tetapi juga proyek lainnya.

Hasilnya, pertemuan yang dihadiri 13 sopir dari perwakilan Desa Punggulrejo, Kecamatan Rengel, sepakat armadanya dilakukan inspeksi ulang, Rabu (12/12/2012) besok. Selain itu inspeksi juga akan dilakukan terhadap seluruh DT yang menyuplai pedel untuk proyek EPC-5 Banyuuruip.

“Sedangkan yang belum besok akan kita inspeksi sejauh mana kelayakaan kendaraan tersebut,” kata Humas Bagian Sosio Economic PT. Rekind,Wandi.

Dia menegaskan,  dengan adanya kesepakatan tersebut pihaknya memastikan pengangkutan pedel kembali berjalan normal. Sebab apa yang menjadi tuntutan sopir telah dibicarakan baik-baik dan dicari jalan keluarnya hari ini.

Baca Juga :   MCL Anggap Masih Sebatas Usulan

“Mereka mau untuk dilakukan inspeksi ulang dan saya yakin besok tidak ada lagi aksi protes karena sudah ada titik temu dengan para sopir,” tandas Wandi.

Wandi juga membantah jika Rekind tidak melibatkan tenaga lokal dalam mengerjakan proyek. Sebab selama ini pihaknya welcome dengan setiap armada.

” Meskipun ada truk dari Kabupaten Tuban tapi supliernya dari Kabupaten Bojonegoro,” pungkasnya. (rin)

»Follow Suarabanyuurip.com di
» Saluran WhatsApp Channel SuaraBanyuurip.com


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *