SuaraBanyuurip.com – Edy Purnomo
Tuban – Operator ladang migas Blok Cepu, Mobil Cepu Ltd (MCL), menegaskan,  pembangunan tambat labuh yang diinginkan oleh nelayan di Desa Karang Agung, Desa Glodog, dan Desa Leran Kulon, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur masih sebatas usulan. Meski begitu MCL mengaku, telah ada masukkan terkait permintaan nelayan untuk pembangunan tambat labuh baru untuk desa nelayan tersebut.
“Ada masukan terkait hal tersebut,†jawab Field Public Government Affairs Manager MCL,  Rexy Mawardijaya, melalui Blackberry Messenger yang dia kirim kepada SuaraBanyuurip.com,  Rabu (19/12/2012).
Terkait permintaan tersebut, MCL mengaku masih dalam tahap sinkronisasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Tuban. Guna membicarakan terkait usulan dan permintaan tambat labuh baru untuk nelayan di tiga desa tersebut.
“Untuk pembangunan tambat labuh baru masih dalam tahap pembicaraan, dan sinkronisasi dengan Bappeda,†tegas Rexy.
Ditanya tentang perkembangan tambat labuh yang dibangun di Desa Glodog, Rexy mengatakan, saat ini pembangunan fisik telah dilakukan dan tinggal melakukan proses finishing saja sebelum tambat labuh tersebut bisa digunakan.
“Yang di Glodog sudah selesai fisiknya, tinggal finishing saja,†tambahnya.
Diketahui, nelayan di tiga desa di Palang, Tuban meminta agar pembangunan tambat labuh baru segera dibangun di desa mereka. Hal ini, sebagai bentuk kompensasi dilewatinya pipa minyak MCL di desa mereka. (edp)